Atlet Voli Malaka Ungkap Strategi Menghadapi Lawan Tangguh

  • 17 Mar 2025 17:06 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Atlet Voli Chratia Maria Liliana Maria Pinto Monis, berbagi pengalaman dan strateginya dalam menghadapi kekalahan dan lawan tangguh di lapangan. Menurutnya, setiap pertandingan baik menang maupun kalah, selalu menjadi evaluasi bagi tim.

"Kami selalu melakukan evaluasi setelah pertandiingan. Jika performa kami bagus dan menang, tentu itu menjadi motivasi untuk terus berjuang kebih keras. Namun, jika kalah, kami juga menjadikan sebagai bahan evaluasi. Kami melihat apa yang kurang dari performa iki dan cara bagaimana memperbaikinya. Latihan akan lebih ditingkagkan, terutama dalam hal kekompakan tim, agar dipertandingkan berikutnya kami bisa tampil lebih baik dan meraih kemenangan," ujar Charatia. Senin, (17/3/2025).

Terkait tantangan dalam permainan, Charatia mengungkapkan tidak asa teknik yang benar-benar sulit baginya selama ia sudah menguasai dasar-dasarnya. Namun, cedera menjadi salah satu hambatan terbesar saat pertandingan.

"Kalau sudah bertanding, saya menguasai apa yang harus dilakukan, tetapi cedera bisa menjadi tantangan yang besar. Seperti di turnamen terakhir saya sempat mengalami cedera, yang membuat saya kesulitan beradaptasi di lapangan. Kondisi ini tentu memengaruhi performa dan stamina," ujar Charatia.

Dalam menghadapi lawan yang lebih tangguh, Charatia menekankan pentingnya rasa percaya diri, kekompakan dan meminimalisir kesalahan. "Hal pertama yang harus dijaga harus adalah rasa percaya diri. Meskipun lawan memiliki performa lebih baik, kita harus yakin bahwa kita mampu bersaing. Kedua kekompakan tim harus tetap terjaga, ketiga mengurangi kesalahan sekecil mungkin di dalam pertandingan," kata Charatia.

Menurutnya, kepercayaan diri yang tinggi jika memberikan tekanan psikologis kepada lawan. "Walaupun mereka lebih berpengalaman, jika melihat tim kita solid dan percaya diri, mereka bisa merasa tertekan. Tetapi tentu rasa percaya diri ini harus tetap terkontrol agar tidak meremehkan lawan.

Selain strategi permainan, komunikasi dalam tim menjadi faktor penting dalam membangun serangan yang efektif. "Komunikasi sesama pemain sangat krusial, terutama saat passing bola dan membangun strategi serangan," kata Charatia.

Ia juga menekankan bahwa mentalitas dan fisik seorang atlet sangat berpengaruh dalam pertandingan. "Jika mental kita lemah, otomatis performa akan menurun. Sementara dari segi fisik, terkadang postur tubuh tidak selalu menentukan. Pemain bertubuh kecil pun bisa unggul jika memiliki kecepatan dan teknik yang baik," ucap Charatia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....