PBVSI Belu Resmi Terbentuk Siap Orbitkan Talenta Voli menuju PON 2028

  • 16 Mei 2026 08:10 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVI) Kabupaten Belu dengan masa bakti 2026-2030, secara resmi dikukuhkan oleh Ketua Umum PBBSI Provinsi NTT dalam musyawarah PBVI di Gedung Dharma Wanita Betelalenok Atambua pada Jumat 15 Mei 2026 usai mengalami kevakuman kurang lebih 6 tahun.

Ketua Umum Pengurus Provinsi PBVSI NTT Winston N. Rondo, S.Pt menyampaikan selamat atas kepengurusan terbentuk. Dikatan kepercayaan yang diberikan merupakan kehormatan dalam menyiapkan atlet dan menggerakkan semangat baru dalam membangun voli Belu.

Dengan waktu yang relatif singkat, ia mengingatkan untuk bergerak bersama untuk melakukan langkah yang terbaik dengan terus memberikan berbagai pembinaan dalam menjaring bakat-bakat voli di Belu dan bergerak cepat mengejar ketertinggalan menuju PON 2028.

Winston mengatakan, saat ini PBVSI Provinsi NTT memiliki agenda padat dan serius menuju PON 2028 dengan beberapa agenda besar

Pertama, pelatihan pelatih lisensi daerah dalam menyongsong PON 2028 juga sosialisasi metode baru dan aturan baru untuk memastikan atlet sesuai kebutuhan terkini pada bulan Juni 2026, Kedua, turnamen Voli pasir pelajar piala kapolda NTT dalam rangka hari bayangkara bulan Juli 2026, Ketiga Ben Mboi Memorial Cup kedua kejuaraan daerah voli pada bulan September 2026, Keempat Turnamen Voli Indoor untuk pelajar GAMKI dan PBVSI pada Oktober 2026, Kelima Pekan Olahraga Provinsi NTT November 2026 dan Keenam seleksi dan penguatan atlet PON Voli Indor, bola pasir dan outdor Agustus - Desember 2026.

“ Dengan agenda yang padat PBVSI Belu harus bergerak cepat dan pengurus baru harus menjadi tim kerja solid disiplin organisasi kerja cepat dan kemampuan cepat membangun jaringan untuk kemajuan Voli,” kata Winston N. Rondo

Ia juga menekankan bagi kepengurusan yang baru harus melakukan perubahan dengan fokus pembinaan usia dini, kompetisi berjenjang, pelatih bersertifikat, wasit berkualitas dan target konkret menuju PON 2028 karena perlu pembangun jangka panjang dan Belu harus menjadi basis atlet voli NTT karena memiliki modal besar berupa karakter petarung, mental kompetitif dan kultur voli yang hidup di masyarakat.

,”Karena itu, Belu harus lahir atlet voli indor,atlet voli pasir,pelatih muda dan wasit-wasit luar berkualitas menuju PON 2028 dan 17 klub perwakilan yang ada dilakukan konsolidasi untuk kemajuan Voli di Belu,” ucap Winston N. Rondo.

Senada Ketua KONI Kabupaten Belu Theodorus Manehitu Djuang, terbentuknya kepengurusan PBVSI Belu menjadi angin segar dan membawa semangat baru untuk perubahan voli di Belu.

Ia mengatakan mengurus olahraga yakni merujuk pada semangat dan perubahan, sehingga kepengurusan yang baru segera melakukan berbagai gebrakan penting untuk mempersiapkan diri dalam berbagai Agenda besar didepan mata.

Selain itu Ketua KONI Kabupaten Belu menitipkan pesan, NTT akan menjadi tuan rumah PON 2028 sehingga perlu dilakukan berbagai persiapan sehingga perwakilan Belu mendapatkan posisi di PON 2028.

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah kabupaten belu dalam menggerakkan olahraga di perbatasan, melalui dukungan penuh tentunya akan memberikan semangat dalam mengorbitkan talenta muda belu menuju panggung dunia. (KM)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....