Cek Dini Hari Ini, Menjaga Harapan Sehat Esok Hari

  • 20 Agt 2026 18:29 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Tubuh yang terasa sehat terkadang membuat seseorang lupa bahwa penyakit bisa datang tanpa mengetuk pintu. Di balik aktivitas sehari-hari yang berjalan normal, ada kondisi kesehatan yang mungkin belum disadari.

Karena itu, mengetahui keadaan tubuh sejak awal menjadi langkah penting. Melalui program Cek Kesehatan Gratis atau CKG, masyarakat diberi ruang untuk mengenali kondisi kesehatannya tanpa harus menunggu sakit terlebih dahulu.

Bagi masyarakat Kabupaten Alor, CKG bukan sekadar pemeriksaan kesehatan. Program ini menjadi kesempatan untuk lebih dekat dengan layanan kesehatan sekaligus memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan tubuh.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, Philipus Beny Wisang, mengatakan CKG merupakan salah satu upaya skrining awal terhadap potensi penyakit dan kondisi gizi masyarakat.

Skrining sejak dini menjadi penting karena sejumlah penyakit dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala yang dirasakan secara langsung. Semakin cepat kondisi kesehatan diketahui, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan.

“CKG adalah salah satu upaya skrining awal terhadap potensi penyakit dan kondisi gizi, terutama bagi ibu hamil dan balita,” ujar Philipus Beny Wisang.

Perhatian terhadap ibu hamil dan balita menjadi penting karena keduanya termasuk kelompok yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan. Kondisi gizi dan kesehatan mereka dapat menentukan kualitas kehidupan pada tahap berikutnya.

Layanan CKG juga tidak harus terasa jauh bagi masyarakat. Selain mendatangi puskesmas, masyarakat dapat memperoleh informasi dan rujukan melalui kader posyandu di desa masing-masing.

Kader posyandu menjadi jembatan yang mempertemukan masyarakat dengan layanan kesehatan. Kehadiran mereka membantu memastikan informasi mengenai pemeriksaan dapat menjangkau keluarga, termasuk yang berada jauh dari pusat pelayanan kesehatan.

Bagi Bendelina, warga Kota Kalabahi, manfaat CKG terasa setelah ia mengetahui kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan. Hasil tersebut kemudian membantunya lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi setiap hari.

“Dengan adanya CKG, saya bisa mengetahui kondisi kesehatan dan menyesuaikan pola makan berdasarkan hasil pemeriksaan,” kata Bendelina.

Cerita Bendelina memperlihatkan bahwa pemeriksaan kesehatan dapat menjadi awal dari perubahan sederhana. Sebuah hasil pemeriksaan bisa mengubah cara seseorang memilih makanan, menjaga tubuh, dan lebih peduli terhadap kesehatannya.

Semangat yang sama juga hadir di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi. Lapas menggandeng Rumah Sakit Bergerak atau RSB Mola untuk menggelar Cek Kesehatan Gratis bagi pegawai dan warga binaan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesehatan pegawai dan warga binaan tetap terpantau. Pemeriksaan secara langsung memberikan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus mengambil langkah lanjutan jika ditemukan masalah.

Pada akhirnya, CKG bukan hanya tentang angka hasil pemeriksaan atau selembar catatan kesehatan. Di dalamnya ada pesan sederhana bahwa mengenali tubuh lebih awal berarti memberi kesempatan lebih besar untuk menjaga kehidupan tetap sehat.

Sebab, kesehatan bukan sesuatu yang seharusnya baru dihargai ketika sakit datang. Dari satu pemeriksaan, satu kebiasaan yang berubah, hingga satu langkah pengobatan yang dilakukan lebih cepat, CKG menghadirkan harapan: cek dini, kenali kondisi, tuntas obati, dan terus menjaga kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....