Bupati TTU Minta Semua Kepala Puskesmas Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan

  • 23 Jul 2026 17:50 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, menekankan pentingnya perubahan paradigma pelayanan kesehatan saat memberikan arahan kepada seluruh Kepala Puskesmas sebanyak 26 orang di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, pada Selasa 21 Juli 2026. Bupati Falent meminta supaya seluruh tenaga kesehatan harus mengutamakan kepentingan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang cepat, ramah, profesional, dan berkualitas.

Dikatakan Bupati Falent bahwa, masyarakat harus merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan kesehatan yang semakin baik. Sehingga Nakes harus merubah persepsi bahwa pemerintah harus melayani masyarakat, bukan justru ingin dilayani," ujar mantan TNI ini.

‎Selain peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas, Bupati Falent juga meminta seluruh kepala Puskesmas memperbaiki manajemen pelayanan pasien, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan. Tenaga kesehatan di TTU harus melakukan pemeriksaan secara teliti sehingga diagnosis penyakit dapat dilakukan secara tepat", ujar Pendiri Ormas Beta Timor ini.

‎"Di samping itu Bupati juga menyoroti pentingnya kedisiplinan aparatur di lingkungan Puskesmas. Kehadiran tepat waktu dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan pemerintah", ujar Bupati Falent.

‎Di sisi lain, Bupati meminta setiap Kepala Puskesmas ikut berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan layanan kesehatan yang profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

‎Dalam upaya percepatan penurunan stunting, Bupati meminta seluruh Kepala Puskesmas memantau secara langsung kondisi balita dan ibu hamil di wilayah kerja masing-masing. Karena selaku Bupati saya menargetkan angka stunting di Kabupaten TTU terus ditekan sehingga pada tahun 2027 dapat turun hingga prevalensi angka berada pada 32 persen.

‎Ia juga menginstruksikan agar tenaga kesehatan terus melakukan edukasi kepada keluarga, khususnya terkait pemenuhan gizi ibu hamil dan bayi, termasuk menghilangkan kebiasaan adat yang membatasi konsumsi makanan bergizi. Kemudian, pelayanan kesehatan ibu dan anak harus terus ditingkatkan guna menekan angka kematian ibu maupun bayi akibat keterlambatan penanganan medis.

‎"Para Kepala Puskesmas seluruh TTU wajib membangun kolaborasi lintas sektor. Karena peran kepala Puskesmas tidak hanya sebagai manajer pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai pejabat sektoral yang harus hadir di tengah masyarakat. Setiap Kapus harus hadir di setiap kegiatan masyarakat. Sebagai pejabat jangan alergi terhadap permintaan masyarakat. Pejabat harus rendah hati, tetapi jangan rendah diri," kata Bupati Falent tegas.

‎Ia juga mengingatkan agar seluruh Puskesmas memanfaatkan data kesehatan sebagai dasar pengambilan keputusan serta terus menghadirkan inovasi pelayanan demi meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Bupati Falent juga mengajak seluruh jajaran kesehatan menjaga nama baik Kabupaten TTU melalui pelayanan yang semakin profesional.

‎"Kita sedang berusaha mengubah status ketertinggalan daerah ini. Karena itu saya berharap seluruh jajaran kesehatan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat dan terus memberikan pelayanan terbaik," kata mantan TNI ini (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....