Gawai dan Makanan Instan Ancam Kesehatan Anak Masa Kini
- 10 Jun 2026 07:45 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Pola hidup anak zaman sekarang sudah sangat berubah dibandingkan dengan masa lalu. Anak-anak kini lebih sering menghabiskan waktu di rumah bermain gawai kesayangan mereka.
"Dahulu anak-anak aktif bergerak di luar rumah bersama teman-teman sebaya mereka," kata dr. Sieeny, Sp.A., dokter spesialis anak di RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua, pada sesi podcast bersama RRI. "Mereka asyik bermain kejar-kejaran, lompat tali, hingga bersepeda dengan penuh gembira."
Orang tua sering memberikan gawai agar anak bisa tenang dan tidak rewel. Lama-kelamaan kebiasaan tersebut justru membuat anak menjadi kecanduan dan sulit dikontrol.
Dokter Sieeny menjelaskan bahwa anak yang kecanduan gawai cenderung malas bersosialisasi. Kemampuan berbahasa mereka juga terhambat karena jarang berkomunikasi langsung dengan orang lain.
Dokter spesialis anak RSUD Atambua ini menyebutkan bahwa situasi ini sangat mengkhawatirkan. Anak-anak sekarang sering bangun kesiangan karena terbiasa tidur larut malam akibat gawai.
"Aktivitas fisik anak masa kini berkurang drastis dan beralih ke layar telepon pintar," kata dr. Sieeny. Akibatnya, mata mereka bekerja terlalu berat tanpa diimbangi dengan olahraga tubuh yang cukup.
Selain aktivitas fisik, pola makan anak zaman sekarang juga mengalami pergeseran besar. Kehadiran iklan makanan yang menarik di media sosial sangat mempengaruhi keinginan konsumsi anak.
Orang tua mengira menuruti semua keinginan makanan instan itu bisa membahagiakan buah hati. "Padahal kebiasaan memanjakan anak seperti itu sangat salah dan membahayakan kesehatan mereka sendiri," ucap dr. Sieeny dengan tegas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....