Angka Stunting di Desa Litamali Menurun
- 16 Jun 2026 07:23 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Kasus stunting di Desa Litamali, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya berdasarkan data yang dihimpun pemerintah desa. Pada tahun 2025 tercatat 49 anak mengalami stunting sedangkan tahun 2026 jumlahnya menurun menjadi 46 anak.
Penurunan tersebut menjadi indikator positif dari berbagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan dasar yang dijalankan desa. Program kesehatan juga sejalan dengan prioritas penggunaan dana desa tahun 2026 yang ditetapkan pemerintah.
Kepala Desa Litamali, Emanuel Daok Nahak menjelaskan bahwa faktor pengasuhan masih menjadi penyebab utama terjadinya kasus stunting setempat. Banyak orang tua meninggalkan anak untuk bekerja sehingga pengasuhan diserahkan kepada keluarga atau kerabat.
"Untuk saat ini kondisi stunting di Desa Litamali berkurang dibandingkan tahun sebelumnya dari 49 anak menjadi 46 anak," ujarnya kepada RRI Atambua, Kamis, 11 Juni 2026. Ia mengatakan pengawasan terhadap anak sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan balita.
Selain faktor pengasuhan pemerintah desa juga menyoroti pola konsumsi makanan anak yang belum optimal. Sebagian anak terkadang tidak menghabiskan makanan bergizi yang telah disediakan melalui program pemerintah nasional.
"Kadang anak dititipkan kepada keluarga sehingga pengaturan makan tidak berjalan baik dan menyebabkan kekurangan gizi," katanya. Menurutnya kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko stunting apabila tidak ditangani secara berkelanjutan.
Pemerintah desa berharap kolaborasi masyarakat dan tenaga kesehatan mampu mempercepat penurunan angka stunting setempat. Kesadaran orang tua menjadi faktor penting dalam mewujudkan generasi sehat dan bebas stunting.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....