Media Sosial Jadi Tantangan Anak Memahami Keberagaman
- 18 Agt 2026 19:18 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Perkembangan media sosial menjadi tantangan anak dalam memahami keberagaman di lingkungan sekitar. Anak-anak kini dapat mengakses berbagai informasi tanpa mengetahui kebenaran informasi tersebut.
Hal tersebut disampaikan Citra Doko dalam obrolan Pro 2 Atambua melalui telepon selular, Sabtu 15 Agustus 2026. “Anak-anak bisa mengakses segala sesuatunya, baik di dunia nyata maupun dunia maya,” ujarnya.
Menurut Citra, informasi dari media sosial yang tidak diiringi pendidikan tepat dapat ditelan mentah-mentah. Kondisi tersebut berpotensi membuat anak tumbuh dalam lingkungan yang membuli atau merundung sesamanya.
“Misalnya di media sosial terlihat standar bahwa orang berkulit cerah atau putih dianggap bagus,” katanya. Paparan tersebut dapat membuat anak menganggap teman dengan warna kulit berbeda sebagai sesuatu yang aneh.
Citra mengatakan anak perlu mendapatkan pendidikan mengenai keberagaman suku, ras, budaya, agama, dan warna kulit. Pemahaman tersebut penting agar anak mengetahui bahwa setiap perbedaan merupakan bagian dari keberagaman Indonesia.
“Pesan saya untuk generasi muda saat ini, hargai setiap perbedaan yang ada sebagai anugerah,” ucapnya. Ia juga mengajak generasi muda menggunakan komunikasi yang baik dan saling mendengarkan untuk menghindari kesalahpahaman.
Citra menambahkan generasi muda perlu saling membantu dan mendukung tanpa memandang latar belakang sosial. Perbedaan agama dan budaya, tambahnya, jangan dijadikan alat pemecah belah, tetapi sebagai pengikat dan penguat persaudaraan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....