Kendala Bahasa Jadi Tantangan Terbesar Magang di Taiwan
- 31 Jul 2026 20:18 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Alumni magang internasional, Dewi Claudia Adu, mengaku kendala bahasa menjadi tantangan terbesar yang diharus dihadapinya. Khususnya selama menjalani program magang di Taiwan.
Dalam aktivitas sehari-hari, ia dituntut untuk berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dan Mandarin. "Awal tiba di sana, komunikasi kami lakukan menggunakan bahasa Inggris," kata Dewi kepada Pro 2 RRI Atambua beberapa waktu lalu.
"Namun, tidak semua rekan kerja maupun tamu menguasai bahasa tersebut," ujarnya melanjutkan. Menurut Dewi, kondisi tersebut membuat proses komunikasi terkadang harus dibantu dengan aplikasi penerjemah.
Selain itu, bahasa tubuh juga sering digunakan ketika menjelaskan sesuatu kepada para tamu. Ia menjelaskan bahwa masyarakat Taiwan menggunakan bahasa Mandarin tradisional dalam percakapan sehari-hari.
Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta magang asal Indonesia. Dewi mengungkapkan bahwa pihak kampus sebenarnya telah memberikan pembekalan bahasa Mandarin sebelum keberangkatan.
Ternyata, waktu persiapan yang terbatas membuat proses adaptasi di lapangan membutuhkan usaha ekstra. Meskipun menghadapi kendala bahasa, Dewi tetap berusaha belajar setiap hari.
Kemampuan komunikasinya pun kian meningkat seiring bertambahnya pengalaman kerja yang ia jalani. Ia menilai penguasaan bahasa asing merupakan bekal penting mahasiswa karena membuka peluang lebih luas berkarier di tingkat internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....