Bupati TTU Apresiasi Rangkaian Hardiknas 2026 Kedepankan Budaya

  • 01 Mei 2026 13:32 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Bupati Timor Tengah Utara, Yosep Falentinus Dellasale Kebo ditemani Wakil Bupati TTU Kamilus Elu membuka rangkaian kegiatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kabupaten TTU Tahun 2026, pada Kamis 30 April. Rangkaian kegiatan menjelang Hardiknas meliputi Pameran Literasi pendidikan dan lomba antar K3S serta MKKS yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati TTU dan dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, guru, siswa, serta perwakilan organisasi pendidikan.

Kegiatan ditandai dengan parade busana adat dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) karena sekolah jenjang SD sebanyak 274 disatukan dalam wadah K3S. Sehingga jumlah K3S terdiri dari 24 dan jenjang pendidikan SMP sebanyak 95 sekolah dan disatukan dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) sebanyak 7.

Bupati TTU Yosep Falentinus Dellasale Kebo, dalam sambutannya mengatakan bahwa pameran literasi pendidikan adalah manifestasi dari kreativitas, dedikasi dan kerja keras dari para kepala sekolah dan guru dalam menerjemahkan makna literasi pada satuan pendidikan masing-masing.

"Sebab literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, melainkan pengetahuan seseorang terhadap suatu subjek ilmu pengetahuan yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pameran literasi menjelang Hardiknas merupakan momentum yang strategis supaya menumbuhkan budaya literasi dan memperkuat kolaborasi antar satuan pendidikan", ujar mantan TNI ini.

Lebih jauh kata Bupati Falent bahwa ia melihat item-item yang diperlombakan lebih banyak difokuskan pada kearifan lokal budaya TTU. Sehingga kita harapkan anak-anak daerah ini sejak dini sudah harus diarahkan pada hal-hal yang berkaitan dengan budaya supaya setelah menyelesaikan pendidikan menengah lalu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di luar daerah maka budaya ketimuran harus selalu melekat

"Selaku Bupati TTU mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTU, karena lomba yang diadakan menjelang Hardiknas ini lomba-lomba yang diadakan adalah Takanab (bertutur adat) deklamasi puisi dan pidato. Sehingga kita dorong supaya setiap sekolah di TTU kearifan lokal dari tiap kecamatan perlu ditampilkan dan perlu dimasukan dalam muatan lokal seperti menenun", ujar pendiri Ormas Beta Timor ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTU, Beato Yosep Frent Omenu mengatakan, sebanyak 369 sekolah dari jenjang pendidikan SD hingga SMP di Kabupaten TTU berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka semua disatukan dalam wadah 24 K3S dan 7 MKKS.

Dikatakan Frent Omenu bahwa jumlah SD di Kabupaten TTU sebanyak 274 dan SMP 95. Jadi untuk menampung semua sekolah tersebut supaya mengikuti rangkaian kegiatan maka pembangunan stan menggunakan wadah K3S dan MKKS sehingga mengakomodir semua.

"Berbagai rangkaian kegiatan yang dilakukan menjelang Hardiknas tingkat Kabupaten TTU terdiri dari, Lomba bercerita untuk Taman Kanak-Kanak (TKK, lomba baca puisi dan lomba takanab (bertutur) untuk anak SD, lomba stand up komedi dalam Bahasa Dawan, lomba vocal group, paduan suara untuk anak SMP, dan lomba stan. Semua hasil perlombaan akan diumumkan sekaligus penutupan kegiatan setelah upacara Hardiknas pada Sabtu, 2 Mei 2026", ujar Fren Omenu (SK).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....