Budaya Bercerita Pererat Kedekatan Orang Tua dan Anak

  • 29 Jun 2026 08:40 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Perkembangan teknologi membuat anak-anak semakin akrab dengan berbagai perangkat digital dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kebiasaan sederhana berupa bercerita dalam keluarga dinilai mulai berkurang di banyak lingkungan.

“Budaya mendongeng masih ada, tetapi perlu terus dihidupkan dalam keluarga,” ujar Ayi Rambu Kareri Emu, pegiat literasi anak pada Kamis, 11 Juni 2026. Ia menilai cerita tetap memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Menurutnya, cerita tidak hanya berfungsi sebagai hiburan bagi anak-anak yang sedang bertumbuh. Cerita juga menjadi sarana membangun kedekatan emosional antara anak dan orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang hilang bukan hanya ceritanya, tetapi juga kesempatan untuk saling mendengarkan,” katanya. Ia menjelaskan bahwa banyak kenangan masa kecil lahir dari momen sederhana ketika orang tua bercerita.

Ayi Rambu Kareri Emu aktif mendampingi kegiatan mendongeng dan literasi anak di Nusa Tenggara Timur. Melalui berbagai kegiatan tersebut, ia sering mengajak keluarga untuk kembali membiasakan budaya bercerita.

“Anak-anak membutuhkan waktu bersama keluarga, bukan hanya ditemani oleh layar gawai,” ungkapnya. Ia menilai pendampingan orang tua tetap menjadi bagian penting dalam perkembangan anak pada era digital.

Selain membangun kedekatan emosional, kebiasaan bercerita juga membantu anak mengenal buku sejak usia dini. Kegiatan tersebut menjadi salah satu cara yang terus diperkenalkan melalui berbagai program literasi yang dijalankannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....