Unimor-Balai Perhutanan Sosial NTT Menanam 700 Anakan Cendana di Banamlaat TTU

  • 06 Jun 2026 11:34 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia, Universitas Timor berkolaborasi dengan Balai Perhutanan Sosial Provinsi NTT melakukan penanaman ratusan anakan kayu Cendana di kawasan hutan lindung Banamlaat, Kabupaten TTU. Kegiatan tersebut sebagai upaya pelestarian tanaman khas NTT tersebut sekaligus mendukung program hilirisasi strategis cendana. Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Perhutanan Sosial NTT, Erwin, S.Hut.,M.Hut saat diwawancarai awak media di lokasi penanaman pada Kamis 4 Juni 2026.

Menurut Erwin bahwa, Balai Perhutanan Sosial NTT dan Unimor memperingati hari lingkungan hidup sedunia dengan cara menanam tujuh ratus anakan cendana (700) di kawasan hutan lindung Banamlaat. Kegiatan tersebut melibatkan para dosen, Universitas Timor, mahasiswa dan kelompok masyarakat.

"Penanaman cendana dilakukan sebagai upaya pelestarian tanaman endemik Nusa Tenggara Timur, yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi tinggi. Disamping itu, hal sebagai upaya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian kawasan hutan", kata Erwin.

Lebih lanjut kata Erwin bahwa, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program hilirisasi strategis cendana yang dikembangkan Universitas Timor dengan dukungan pendanaan bantuan operasional perguruan tinggi negeri atau BOPTN. Dalam pelaksanaannya, Balai Perhutanan Sosial NTT, memberikan dukungan dengan mengizinkan pemanfaatan kawasan hutan lindung Banamlaat sebagai lokasi penelitian dan riset cendana bagi para dosen dan mahasiswa Unimor.

Sementara Rektor Universitas Timor, Dr. Ir. Stefanus Sio, MP mengatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam penyelesaian berbagai persoalan lingkungan melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

"Melalui penanaman 700 anakan Cendana ini, diharapkan kawasan hutan lindung Banamlaat dapat menjadi salah satu pusat pengembangan dan pelestarian cendana di Timor Tengah Utara. Selain itu, bisa menjaga keberlanjutan lingkungan dan keberadaan tanaman cendana juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pada masa mendatang", ujar Dr. Stefanus (SK).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....