Ujian Akhir Sekolah di TTU Berjalan tanpa Kendala
- 12 Mei 2026 08:26 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTU, Beato Yoseph Frent Omenu, S.STP memastikan bahwa pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) tingkat SMP berjalan normal tanpa kendala berarti. Hal ini disampaikan saat diwawancarai RRI.CO.ID di ruangannya pada Senin 11 Mei 2026.
Menurut Frent bahwa, ia telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah sekolah di Desa Ponu Kecamatan Biboki Anleu dan Insana Barat pada hari ketiga maupun hari ke empat terkait jalannya UAS dan semua berjalan lancar. Karena soal ujian sampai tepat waktu, pengawas silang hadir, listrik dan jaringan aman dan para peserta ujian juga tertib," ujar Frent.
"Selaku Kadis Pendidikan TTU saya tidak menemukan hambatan apapun saat jalannya UAS. Sehingga saya berharap anak-anak juga bisa lulus dengan nilai yang memuaskan supaya kalau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maka para peserta juga bisa cepat beradaptasi", kata Frent.
Ia menambahkan bahwa, pengeluhan yang didapatnya ada di SMP Negeri 1 Biboki Anleu terkait sarana gedung sekolah mereka sudah rusak sehingga Dinas Pendidikan TTU akan rehabilitasi sekolah tersebut. Selaku Kadis Pendidikan, saya sudah menjanjikan supaya SMP Negeri 1 Biboki Anleu diperbaiki pada tahun 2027 melalui program revitalisasi.
Pengeluhan lain yang ditemukan Kadis Pendidikan adalah pendistribusian tenaga guru terutama tenaga pendidik dari PPPK Paruh Waktu. Sehingga pihaknya akan melakukan redistribusi PPPK lama ke sekolah-sekolah Swasta supaya tidak ada penumpukan tenaga guru di sekolah-sekolah negeri dan akan dilakukan pada tahun ajaran baru 2026/2027. Sebab ruang redistribusi guru tertuang dalam Permendikdasmen Nomor 1 tahun 2025 ", ujar Frent.
"Secara khusus ia menyoroti karakter anak-anak supaya dijaga. Sebab UAS ini bukan hanya mencari nilai, tapi bentuk karakter. Pasalnya saat ini budaya ketimuran tergerus dan anak-anak terjebak dalam vandalisme yang dianggap sebagai seni dengan mencoret seragam yang dipraktekkan siswa SMA. Maka siswa SMP di TTU dilarang keras untuk hal tersebut. Para siswa harus menjaga nama baik pribadi, keluarga dan asal sekolah. Karena karakter anak-anak adalah yang paling utama dalam penilaian sehingga saat lulus jangan dirayakan secara berlebihan", ujar Frent (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....