Penggunaan Medsos Berlebih Picu Gangguan Kesehatan Mental Siswa
- 11 Apr 2026 16:46 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua-Penggunaan media sosial (Medsos) secara berlebihan di kalangan siswa dinilai dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental dan kualitas tidur.
Demikian kata PLT. Kasek SDN Fohomane, Robinson Alberto Udju, S.Pd., Gr ketika diwawancara RRI Atambua melalui telepon Jumat 10 April 2026. "Paparan konten digital yang tidak terkontrol menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kecemasan pada anak."
Robinson Alberto Udju, S.Pd., Gr menyebut Fenomena seperti perbandingan sosial, perundungan siber, hingga rasa takut ketinggalan tren (FOMO) dapat memengaruhi kondisi psikologis siswa. “Paparan media sosial bisa meningkatkan kecemasan dan menurunkan rasa percaya diri siswa,” tuturnya.
Selain kesehatan mental, kualitas tidur siswa juga menjadi perhatian serius. Kebiasaan menggunakan gawai hingga larut malam menyebabkan waktu istirahat berkurang dan berdampak pada kondisi fisik saat di sekolah.
Robinson Alberto Udju, S.Pd., Gr menambahkan bahwa kurang tidur berpengaruh langsung pada suasana hati dan prestasi belajar siswa di kelas.
“Kurang tidur itu berimbas pada mood dan prestasi, makanya penting ada pembatasan penggunaan HP,” katanya. Dia juga menggambarkan kondisi siswa yang datang ke sekolah dalam keadaan lelah dan kurang fokus akibat penggunaan ponsel yang berlebihan pada malam hari.
Diharapkan Melalui pembatasan yang terarah, diharapkan siswa dapat memiliki pola hidup yang lebih sehat, baik secara mental maupun fisik.“Membatasi sosial media bagi siswa itu bukan untuk memutuskan koneksi melainkan untuk melindungi ruang tumbuh mereka,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....