Peran Teman Sebaya Mewujudkan Kesetaraan Gender

  • 18 Okt 2025 20:16 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Kesetaraan gender di sekolah tidak hanya ditentukan oleh guru atau orang tua, tetapi juga oleh peran teman sebaya. Seperti diungkapkan Ryati Bouk, pengajar pada platform bimbingan belajar "Ruangguru" kepada RRI, beberapa waktu lalu.

Ryati menilai bahwa hubungan antarsiswa memiliki pengaruh besar dalam membangun budaya saling menghargai. “Kalau teman sebaya sudah bisa menerima perbedaan dan tidak membeda-bedakan gender, maka setiap siswa akan merasa dihargai dan nyaman untuk berkembang,” katanya.

Menurutnya, dukungan dan kerja sama antarteman dapat memperkuat rasa percaya diri siswa.

Suasana sekolah menjadi lebih positif dan setara. Ketika siswa laki-laki dan perempuan saling menghormati, tidak mengejek, dan mau bekerja sama dalam kegiatan belajar.

Ryati menjelaskan, sikap inklusif di antara siswa dapat mengikis stereotipe gender yang masih sering muncul di sekolah. Misalnya, pandangan anak perempuan tidak cocok di bidang eksakta atau anak laki-laki tidak boleh menonjol di bidang seni.

“Pandangan seperti itu harus dihapus lewat pendidikan dan interaksi yang setara,” ucapnya.

Ia berharap, sekolah dapat menjadi ruang sosial yang aman bagi semua siswa tanpa memandang gender. “Lingkungan yang menghargai perbedaan akan membentuk generasi muda yang lebih terbuka dan menghormati satu sama lain,” ujarnya.

Baca Juga: Guru Jadi Kunci Wujudkan Kesetaraan Gender di Sekolah

Orang Tua, Fondasi Awal Pendidikan Kesetaraan Gender

Kolaborasi, Ciptakan Kesetaraan Gender dalam Pendidikan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....