Jemaah Haji TTU Jalani Vaksinasi Meningitis dan Polio
- 30 Apr 2025 14:58 WIB
- Atambua
KBRN, Kefamenanu: Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, sebanyak 6 calon jemaah haji asal Kabupaten Timor Tengah Utara menjalani vaksinasi meningitis dan polio. Vaksinasi ini merupakan syarat wajib guna mencegah penularan penyakit selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Kegiatan vaksinasi dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan, TTU dan berlangsung di Puskesmas Sasi pada Rabu (30/4/2025).
Pemegang Program survelen Haji, Dinkes TTU, Rodjo C.F Isliko S.KM menjelaskan bahwa vaksin meningitis yang disuntikan ke tubuh para calon jemaah haji berfungsi untuk mencegah penyakit meningitis. Karena jemaah haji akan pergi ke Arab Saudi dan mereka akan bertemu dengan orang lain dari berbagai negara di dunia", jelasnya.
"Vaksinasi meningitis dan Polio ini bertujuan memberi kekebalan atau melindungi jemaah dari potensi penularan penyakit selama berada di Arab Saudi. ," Katanya.
Dikatakan Rodjo, sudah lama vaksin meningitis ini menjadi syarat wajib, calon jemaah haji. Sedangkan vaksin polio diwajibkan tahun 2025 ini karena calon haji TTU juga akan bertemu dengan banyak orang di luar sana yang tidak kita ketahui kesehatan mereka sehingga perlu dicegah.
Lebih jauh kata Rodjo, vaksin meningitis ini memiliki daya tahan selama 2 tahun sehingga calon jemaah haji asal TTU yang divaksin hari ini akan memiliki kekebalan terhadap penyakit tersebut hingga tanggal 14 Mei 2028 mendatang. Sedangkan vaksin Polio hanya bertahan selama setahun di dalam tubuh calon haji, sehingga kalau mereka mau Umroh lagi tahun depan maka perlu vaksin Polio",Katanya.
Sementara calon haji asal TTU, Ardison Nahar, saat diwawancarai RRI mengatakan sangat terbantu dalam persiapan menjelang keberangkatan ke Arab Saudi. Pemerintah kabupaten TTU membantu administrasi, Dinkes dan Kantor Kementerian Agama membantu mereka mendapatkan vaksin.
Ardison mengaku telah menyiapkan diri pada sekian lama, tetapi ia harus menunggu panggilan atau antrian. Ia menambahkan akan berangkat haji ditemani sang istri karena kebetulan dirinya baru pertama kali melakukan perjalanan ke luar negeri.
"Saya dan istri sudah menanti giliran untuk melakukan ibadah haji dari dulu tetapi baru terjawab di tahun 2025 ini sehingga kami sangat lega dan bahagia. Karena semua tahapan sudah dilakukan baik administrasi dan kesehatan telah diurus dan tinggal berangkat sehingga sangat melegakan",ucapnya (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....