Pemda Malaka Melepas 4 Calon Jemaah Haji Umroh ke Tanah Suci

  • 09 Mei 2026 19:20 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Malaka - Pemerintah Kabupaten Malaka secara resmi memberangkatkan empat calon jemaah haji untuk menunaikan ibadah umroh ke tanah suci. Sebanyak empat calon jemaah haji diberangkatkan dari Kabupaten Malaka menuju tanah suci sesuai kuota 2026 yang telah ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umroh.

Acara Pelepasan jemaah calon haji Kabupaten Malaka Tahun 1447 H/ 2026 M dengan tema "Semoga menjadi Haji ya g Mabrur dan Mabrurah " berlangsung penuh sukacita di Pelataran Mesjid Al-Qodr, Pasar Baru, Desa Wehali, Malaka Tengah, pada Jumat 8 Mei 2026.

Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu turut hadir langsung dalam acara dan secara resmi melepas para calon jemaah haji dalam acara pelepasan yang dihadiri oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malaka, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malaka, Sekda Malaka, unsur TNI dan keluarga calon jemaah haji serta umat muslim warga pasar baru. Suasana haru menyelimuti acara saat keluarga melepas kepergian para calon jemaah haji.

Kepada para calon jemaah haji, Wabup Henri Melki Simu, mengingat bahwa ibadah haji membutuhkan kesabaran, keikhlasan, disiplin dan kebersamaan. Selama di tanah suci para calon jemaah haji akan bertemu jutaan umat Islam dari berbagai belahan dunia dengan budaya dan bahasa yang beragam, Wabup Henri menitip beratkan kepada para jemaah calon haji untuk menjaga nama baik daerah dan bangsa serta menunjukkan nilai-nilai persaudaraan kesopanan dan toleransi.

"Saya juga berharap seluruh jemaah menjaga kesehatan dengan baik karena cuaca dan kondisi di tanah suci jauh berbeda dengan daerah asal sehingga penting untuk mengikuti arahan petugas dan pendamping haji terutama terkait kesehatan, jadwal kegiatan dan tata tertib semala menjalankan ibadah." Katanya.

Sementara itu, Ketua MUI Malaka, Rachman Kemang, mewakili keluarga para jemaah haji terpilih mengucapkan terima kepada keluarga besar mesjid Al-Qodr, Mesjid Al-Jihad, Ormas-ormas Islam atas kebaikan yang diperoleh para calon jemaah haji.

Menurutnya, para calon jemaah haji yang terpilih berangkat umroh ke tanah suci bukan karena kemauan mereka namun karena panggilan Allah SWT.

"Panggil yang semua orang tidak dapat kecuali izin Allah jadi mereka minta maaf mungkin dalam kehidupan ada sikap tutur kata yang menyinggung baik sengaja maupun tidak sengaja atas nama keluarga kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," ucapnya.

Untuk diketahui umat muslim yang dari Malaka yang akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci, mereka akan bergabung dengan calon jemaah haji lainnya Kantor Haji Umroh Kota Kupang yang pada hari yang sama juga melaksanakan juga acara pelepasan haji. (AS)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....