Penyerangan Menggunakan Anak Panah di Kalabahi Sebabkan 7 Korban Luka
- 15 Feb 2025 15:32 WIB
- Atambua
KBRN, Alor: Aksi kejahatan kembali terjadi di kota Kalabahi Kabupaten Alor-NTT, kali ini aksi penyerangan oleh pemuda Wetabua kepada pemuda Kampung Baru yang mengakibatkan tujuh orang pemuda kampung baru menjadi korban luka, luka tersebut merupakan luka yang diakibatkan oleh tusukan benda tajam berupa anak panah tidak bergagang yang tertancap di tubuh masing masing korban, mulai dari bagian dada, pinggang, punggung bagian bawah, hingga kaki.
Kapolres Alor AKBP Supriadi Rahman saat di konfirmasi awak media menyampaikan, saat ini Polres Alor tengah mencari identitas pelaku dan meminta masyarkat agar segera melaporkan ke polres alor apabila mengetahuinya informasi pelaku.
"Kita sementara mencari identitas dari pelaku, kita juga himbau kepada masyarakat agar jika mengetahui identitas pelaku segera lapor ke kami," ucap AKBP supriadi Rahman, Sabtu (15/2/2025).
Ia mengungkapan, awal mula aksi penyerangan tersebut berawal dari provokasi oleh tiga orang pemuda wetabua kepada pemuda Kampung baru, ketiga pemuda tersebut juga terkonfirmasi berada di bawah pengaruh alkohol, dan saat ini pelaku penikaman telah teridentifikasi oleh polres, kejadian penyerangan terjadi padah dini hari 15 Februari 2025 di depan Kantor Bank BRI Cabang Kalabahi yang berada di wilayah Kampung Baru, dan saat ini ketujuh korban telah mendapatkan perawatan medis di RSD Kalabahi.
"Ada peristiwa duka di wilayah kampung baru dan ketiga orang tersebut datang dan memprovokasi pemuda-pemuda yang ada di sekitar wilayah itu, jadi kejadian ini memang karena provokasi dari pelaku yang juga terkonfirmasi berada di bawah pengaruh alkohol," ungkapnya.
Dirinya meminta, agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak manapun dalam kehidupan bermasyarakat, dan cukup menyayangkan akibat dari mengonsumsi alkohol mengakibatkan tindak kekerasan sering terjadi di kabupaten alor belakangan ini, Ia harapan ada kesadaran dari seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama memerangi minuman keras yang sangat berdampak buruk bagi situasi Kamtibmas Alor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....