Seorang Warga di TTU Meninggal akibat Kecelakaan
- 15 Feb 2026 21:34 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Tiga orang remaja yang berboncengan sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal, dan 1 orang meninggal di tempat karena tidak mengenakan helm. Para remaja itu yakni Fransiskus Yogi Anunut, Lexi Adrianus Lelan dan Alvinton Punuf, ketiganya berasal dari Desa Fatutasu, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten TTU. Mereka mengalami kecelakaan di Desa Saenam saat hendak ke objek wisata Bijaesunan. Hal ini disampaikan oleh Kapolres TTU AKBP Eliana Papote melalui Kasubsi PIDM IPDA Markus Wilco Mitang pada Minggu 15 Februari 2026.
Menurut IPDA Wilco bahwa, kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu pukul 15.30 tepatnya di kampung Oenun, Desa Saenam, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten TTU. Selanjutnya warga setempat membantu melaporkan laka lantas itu pada pukul 16. 00 wita.
"Ini adalah pengingatan bagi kita semua terutama para orangtua tentang pentingnya keselamatan berkendara dan mengenakan helm untuk melindungi diri. Apalagi para korban masih anak di bawah umur sehingga perlu pengawasan ketat dari orangtua", ujar IPDA Wilco.
Para remaja yang mengalami kecelakaan menggunakan kendaraan SPM Honda Revo warna hitam tanpa nomor Polisi. Pengendara motor naas itu adalah Fransiskus Yogi Anunut, yang baru berusia 13 tahun. Sedangkan penumpang yakni Lexi Adrianus Lelan dan Alvinton Punuf", ujar IPDA Wilco.
Akibat kecelakaan itu, Fransiskus Yogi Anunut, mengalami luka lecet pada paha kiri. Ia mengendarai motor tanpa mengenakan helm. Sedangkan penumpangnya yakni Lexi Adrianus Lelan, juga mengalami luka lecet pada kedua kaki serta tangan. Nasib malang dialami Alvinton Punuf, karena ia mengalami luka terbuka pada kepala bagian belakang, dan meninggal di tempat karena tidak menggunakan helm", ujar IPDA Wilco.
Berdasarkan kronologinya bahwa, sebelum kecelakaan, kendaraan SPM Revo yang di kendarai Fransiskus Yogi Anunut, yang membonceng Lexi Adrianus Lelan dan Alvinton Punuf melaju dari arah Eban menuju ke Bijaesunan arah Kecamatan Mutis. Setibanya di TKP, Fransiskus Yogi Anunut tidak mampu mengendalikan motor naas itu karena dalam kecepatan tinggi",ujar IPDA Wilco.
"Kondisi jalan di TKP menurun dan memiliki tikungan ke arah kanan, saat bersamaan mereka melaju dengan kecepatan tinggi ditambah rem belakang blong, sehingga kendaraan tersebut hilang kendali. Kecelakaan tak terelakan sehingga kendaraan tersebut keluar jalur ke kiri kemudian terjatuh. Akibatnya salah satu penumpang yakni Alvinton Punuf, mengalami luka terbuka di kepala bagian belakang, dan meninggal di TKP karena tidak memakai helm. Sedangkan pengendara motor dan penumpang satunya harus menjalani perawatan di Puskesmas Eban," ujarnya (S.K).