Satlantas Polres Malaka Tangani 27 Kasus Sepanjang Januari-Mei 2026

  • 13 Jun 2026 08:56 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Malaka - Angka kecelakaan lalulintas di kabupaten Malaka masih relatif tinggi. Data Satuan Lalu Lintas (Satlantas ) Polres Malaka mencatat sebanyak 27 kasus kecelakaan terjadi sepanjang periode Januari-Mei 2026. Seluruh kasus tersebut telah ditangani Satlantas Polres Malaka, dengan sebagian besar telah berhasil diselesaikan.

Kepala Satuan Lalulintas Polres Malaka, IPTU Reinhard Talakua, menjelaskan bahwa dari total 27 kasus kecelakaan yang tercatat hingga awal Juni 2026, sebagian besar telah memasuki tahap penyelesaian. Saat ini tersisa 7 kasus yang masih dalam proses penanganan lebih lanjut.

"Data laka tahun ini dari Januari sampai dengan Mei kemarin itu ada 27 kasus lakalantas. Kami sudah selesaikan 12 kasus, sisa 15. Jadi sudah satu Minggu ini 15 ini sudah kami selesai sisa 6. Tapi baru baru ini ada penambahan satu kasus lagi di Malaka Barat masih dalam proses jadi sisa hanya cuma 7," kata Reinhard, Jumat 12 Juni 2026.

Reinhard menambahkan dari 7 kasus yang masih ditangani tersebut, dua diantaranya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Atambua untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara lima kasus lainnya tergolong dalam kecelakaan ringan dan sedang yang saat ini masih dalam proses penyelesaian sesuai prosedur yang berlaku.

Berdasarkan data Satlantas Polres Malaka, dari 27 kasus kecelakaan yang terjadi selama lima bulan pertama tahun 2026, tercatat dua orang meninggal dunia, 7 orang mengalami luka berat dan sisanya mengalami luka ringan. Data ini menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi persoalan serius yang memerlukan perhatian bersama, baik dari pengguna jalan maupun pihak terkait.

Menurut IPTU Reinhard, hingga awal Juni 2026 pihaknya belum menerima laporan adanya kasus kecelakaan baru selain yang sedang ditangani. Meski demikian, pengawasan dan upaya pencegahan tetap dilakukan untuk meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan di wilayah Kabupaten Malaka.

Ia menghimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, serta meningkatkan kewaspadaan saat berada di jalan raya. Kesadaran dan disiplin berlalu lintas dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan serta melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. (AS)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....