Pameran Pangan NTT Momentum Produk Khas Lokal Naik Kelas

  • 22 Sep 2026 11:54 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) maupun daerah, tengah bersiap menggelar pameran pangan lokal dalam waktu dekat. Agenda strategis yang melibatkan kemitraan erat dengan para pelaku UMKM lokal ini dirancang untuk menggaungkan kembali potensi naik kelas dari pangan alternatif berbasis kearifan lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dalam perbincangan bersama rri.co.id, Senin 21 September 2026, Yustin S. Sadji, salah satu pelaku usaha yang menyambut baik kolaborasi ini. Yustin adalah pemilik brand kuliner terkemuka UMKM Mindari yang berbasis di Noelbaki, Kabupaten Kupang.

Dia membeberkan persiapan matang usahanya serta poin-poin krusial yang ia harapkan dari sinergi bersama pemerintah ini. ‘’Menghadapi pameran pangan lokal ini, Yustin memastikan produk-produk inovatif kekayaan pangan lokal bumi NTT siap unjuk gigi untuk membuktikan bahwa bahan pangan lokal tidak kalah bersaing dengan produk modern,’’ ujar Yustin.

Sebagai pelaku usaha yang sudah berpengalaman, Yustin menegaskan bahwa kerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan tidak boleh sekadar menjadi ajang seremonial tahunan.

‘’Melalui kerja sama dengan pemerintah provinsi dan daerah, Mindari berharap Dinas Pertanian serta instansi terkait dapat mengintegrasikan solusi fasilitas rumah kemasan untuk membantu meningkatkan daya saing estetika produk di pasar nasional,’’ tuturnya.

Lebih jauh lagi UMKM Mindari berharap, keterlibatan Dinas Ketahanan Pangan diharapkan mampu membangun jembatan logistik dan suplai yang sehat antara petani lokal sebagai penyedia bahan baku dengan UMKM sebagai pengolah. ’’Dengan demikian, perputaran ekonomi lokal dapat berjalan lebih stabil dari hulu ke hilir,’’ ucap Yustin.

Yustin berharap lewat pameran bersama ini, stigma masyarakat terhadap pangan lokal dapat bergeser ke arah yang lebih positif. "Kami ingin kemitraan ini memberikan dampak nyata pada peningkatan omset, perbaikan kualitas produk, dan pengakuan meluas bahwa produk pangan lokal khas NTT adalah produk yang premium, sehat, dan berdaya saing tinggi," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....