UMKM Penggerak Ekonomi Daerah Berbasis Potensi Maritim NTT
- 05 Agt 2026 20:27 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) PanBers salah satu contoh nyata unit usaha di NTT yang bergerak di sektor pengolahan hasil laut. Khususnya produk olahan ikan tuna. Usaha ini memanfaatkan melimpahnya potensi maritim daerah untuk menghasilkan produk pangan berkualitas.
Owner UMKM PanBers Yohanis Pandie, S.Pi, dengan memanfaatkan keahliannya sebagai mantan inspektur mutu di laboratorium perikanan serta pembina perusahaan ekspor di Dinas Perikanan dan Kelautan NTT, menegaskan pentingnya peran UMKM lokal dalam memperkuat struktur ekonomi daerah sekaligus memperluas pasar ke tingkat nasional.
‘’UMKM lokal merupakan tulang punggung ekonomi daerah yang memiliki potensi besar untuk menembus pasar nasional jika dikelola dengan standar mutu yang baik,’’ ujarnya kepada rri.co.id, Selasa 4 Agustus 2026.
Menjaga standar mutu berkelas internasional dengan bahan baku premium, Yohanis Pandie memastikan pasokan ikan tuna didapat dari perusahaan yang menerapkan standar internasional demi menjaga keamanan dan kualitas pangan.
‘’Kami menerapkan sistem rantai dingin yang ketat untuk menjaga kesegaran ikan,’’ ujar Yohanis. Diversifikasi produk yang Inovatif, UMKM PanBers tidak hanya menjual ikan mentah, melainkan memproduksinya menjadi berbagai produk turunan kreatif yang bernilai jual tinggi
’’Seperti olahan abon tuna, se'i tuna, dendeng tuna, rendang tuna, dan sambal goreng tuna. Ada juga bakso ikan, nugget ikan, kaki naga, sate tuna, hingga pangsit samosa tuna, amplang tenggiri, stik tuna, hingga selai dari rumput laut,’’ ucapnya.
Melalui kombinasi pemanfaatan bahan baku lokal yang melimpah, standarisasi mutu,dan teknologi digital, pelaku usaha seperti UMKM PanBers membuktikan bahwa produk dari-NTT memiliki daya saing kuat untuk menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus diakui di level nasional. "Kombinasi antara kearifan lokal dan modernisasi merupakan kunci utama bagi UMKM-NTT untuk menembus pasar yang lebih luas," katanya mengakhiri perbincangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....