KDRT Cafe Atambua Fokus Jaga Konsistensi Menu

  • 17 Jun 2026 12:38 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua — Manajemen Kafe Kopi di Rumah Tua (KDRT) Atambua memilih fokus pada penguatan internal selama satu bulan pertama beroperasi. Pemilik kafe memprioritaskan kualitas produk dibanding melakukan ekspansi pemasaran secara masif dan agresif.

"Sementara ini masih fokus di Kafe KDRT saja dulu," kata Pemilik KDRT Cafe, Don Capitan kepada RRI, Minggu, 14 Juni 2026. Hal itu membuat promosi usaha kuliner ini masih mengandalkan sistem penyebaran informasi mulut ke mulut.

Strategi pemasaran digital juga mulai berjalan secara organik melalui unggahan cerita di media sosial. Teman-teman terdekat pemilik menjadi penggerak utama dalam mempromosikan tempat nongkrong baru ini.

Pemilik KDRT Cafe, Don Capitan. (Foto: Dok. Don Capitan)

"Sistem marketing-nya yang pertama dari teman-teman promo," ujar Don. Penguatan media sosial secara mandiri baru akan dimaksimalkan pada beberapa bulan ke depan.

Terkait kondisi finansial keuangan usaha, kafe ini diakui belum mencapai tahapan titik balik modal. Pendapatan yang masuk saat ini masih dialokasikan penuh untuk membiayai seluruh kebutuhan operasional.

"Kalau balik modal sih belum ya, kalau untuk operasional iya," tutur Don secara terbuka. Ia kini berusaha mengatur sistem manajemen pengeluaran dan belanja kafe dengan sangat ketat.

Suasana di Kafe KDRT saat ramai pengunjung. (Foto: Dok. Don Capitan)

Proses pembangunan fisik kafe secara bertahap sebelumnya sempat memberikan tekanan pada modal awal usaha. Kapasitas bangunan kafe yang lumayan besar membuat biaya penataan interior menjadi cukup tinggi.

"Saya panggil tukang buat ini, buat ini, buat ini," ucap Don mengenang masa pembangunan. Meski merangkak dari bawah, ia tetap bersyukur bisnis kuliner ini dapat mulai berjalan.

"Manajemen menargetkan fondasi bisnis yang kokoh dapat terbentuk dalam jangka waktu tiga bulan ke depan," ujar Don Capitan. "Setelah target tersebut tercapai, kafe baru akan bersiap meluncurkan strategi promosi yang luas."

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....