Media Sosial Ruang Promosi Produk Lokal

  • 27 Mei 2026 20:23 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Perkembangan media teknologi sebagai ruang untuk mempromosikan produk tenunan tradisional. Hal tersebut dilakukan Stefanus Eno UMKM Tenun Insana Kabupaten TTU yang memanfaatkan media sosial untuk menjual kain tenunan tradisional.

"Saya menjual kain tenun sejak tahun 2004 sampai saat ini. Awalnya saya hanya menjual secara offline tapi dengan berjalannya waktu saya gunakan media sosial Facebook dan WA lumayan banyak pelanggan, " kata Stefanus Ene kepada rri. co.id, Selasa 26 Mei 2026.

Jenis motif tenunan tradisional yang di jual, seperti motif tenun kain Insana dan motif Biboki dari masyarakat Kabupaten TTU. Beragam jenis motif tenunan di dapatkan dari kelompok tenun yang ada di sekitaran Kecamatan Insana dan Kecamatan Biboki.

Dengan pemanfaatan media sosial proses penjualan menjangkau luar NTT . Seperti di Kalimantan, Papua, Jakarta dan beberapa daerah lain yang ada di Indonesia.

" Saya sudah ada pelanggan tetap dengan beberapa UMKM dan tokoh kain yang ada di Kupang, TTU, Atambua. Saya juga posting kain tenunan di FB dan Wa ternyata ada pelanggan baru yang memesan. ini sebuah kesempatan yang perlu saya manfaatkan dengan rutin posting jualan kain tenun di media sosial," ucap Stefanus Eno.

Untuk diketahui dengan adanya penjualan secara online dan offline berdampak positif pada hasil penjualan. "Sejalan kami lakukan pemasaran baik online maupun offline," ujarnya.

"Kami jualan setiap hari hasilnya lumayan dalam sebulan bisa 70 atau 80 lembar kain bisa saya jual. Ini berdampak positif pada penghasilan yang kami peroleh untuk kebutuhan ekonomi keluarga," tutur Stefanus Eno.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....