Kelompok Perempuan Desa Fanating Bangun UMKM Mandiri Berbasis Potensi Lokal

  • 24 Mei 2026 21:36 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Pelaku UMKM Kabupaten Alor, Maria Astuti, mengatakan usaha minyak VCO yang dijalankan bersama kelompok perempuan di Desa Fanating berawal dari kelompok kecil. Usaha tersebut dibangun secara mandiri dengan memanfaatkan bahan baku lokal dari kebun masyarakat.

Maria menjelaskan, pada awal pembentukan kelompok hanya terdapat lima orang perempuan yang bergabung. Mereka memulai usaha dengan modal pribadi sambil belajar mengembangkan produk secara sederhana.

“Awalnya kami hanya beberapa ibu-ibu saja. Kami mencoba membuat produk ini pakai modal sendiri dan bahan baku yang ada di kebun kami,” kata Maria Astuti. Sabtu 23 Mei 2026.

Menurut Maria, kelompok perempuan tersebut juga mendapat dukungan dari yayasan tempat dirinya melayani sebagai hamba Tuhan. Dukungan itu berupa pendampingan dan arahan agar usaha yang dijalankan dapat terus berkembang.

“Tantangan terbesar di awal itu perempuan sering tidak menyadari talenta yang mereka miliki. Mereka lebih fokus sebagai ibu rumah tangga sehingga potensi yang ada tidak dikembangkan dengan baik,” ujarnya.

Maria mengatakan, melalui kelompok UMKM tersebut banyak ibu rumah tangga mulai belajar memproduksi minyak VCO dan olahan kemiri secara mandiri. Kehadiran kelompok itu dinilai membuka peluang tambahan penghasilan bagi perempuan di Desa Fanating.

Maria berharap semakin banyak perempuan berani memanfaatkan potensi daerah untuk membangun usaha mandiri dan meningkatkan ekonomi keluarga.

Ia juga menegaskan pentingnya dukungan keluarga dalam menjalankan usaha UMKM. Menurutnya, komunikasi yang baik dengan suami dan anak menjadi kunci agar perempuan tetap mampu menjalankan peran keluarga sekaligus mengembangkan usaha.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....