Yustina Soares Tekuni Usaha Tenun di Lapak Sederhana

  • 27 Jan 2026 10:35 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Yustina Soares merupakan seorang pedagang yang setia menjajakan kain tenun tradisional di lapak sederhananya. Ia mendapatkan stok kain langsung dari para penenun yang datang menjual hasil karya mereka ke tempatnya. 

“Orang menenun bawa ke sini lalu kami ambil untuk jual,” ucapnya, sambil merapikan kain tenun di lapaknya. Untuk harga disesuaikan dengan kualitas kain tenun. 

Selama menekuni usaha ini, Yustina mengaku sudah memiliki basis pelanggan yang tetap yang selalu datang kembali. Meski keuntungan yang didapat tidak menentu, ia merasa hasil dari berjualan kain ini tergolong lumayan. 

Kain-kain cantik yang dipanjang di lapaknya dibandrerol dengan harga mulai dari Rp250 ribu hingga Rp600 ribu. Setiap hari, ia bisa menjual sekitar dua sampai tiga helai kain kepada pembeli. 

Namun tak dipungkirinya, ada kala lapaknya tidak mencatatkan penjualan sama sekali dalam satu hari. "Pembeli biasanya mencari kain tenun untuk keperluan upacara adat dan acara kematian," ujarnya pada Selasa, 27 Januari 2026. 

Produk yang paling dicari pelanggan adalah kain ekonomis dengan kisaran harga Rp250 ribu. Selain itu, tenun bermotif alam seharga Rp600 ribu juga menjadi primadona bagi kalangan tertentu. 

Lapak tempatnya berjualan berdiri di bawah naungan atap seng dengan tatanan kain yang sangat rapih. Untuk menempati lokasi tersebut, Yustina hanya perlu membayar biaya retribusi harian sebesar Rp5000 saja. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....