'Asthii Tenunan' Hadirkan Tenun sebagai Produk Fesyen Modern
- 12 Jan 2026 14:21 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua: Kain tenun yang selama ini identik dengan acara adat dan kegiatan formal, kini mulai berkembang menjadi produk fesyen (fashion) modern. Perkembangan ini didorong oleh pelaku usaha kreatif yang mengemas tenun agar lebih relevan dengan gaya hidup anak muda.
Salah satu pelaku usaha tersebut adalah 'Asthii Tenunan' merek atau brand fashion lokal milik Asti Naikteas. Melalui brand ini, Asti konsisten menghadirkan tenun sebagai busana sehari-hari tanpa menghilangkan nilai budaya yang melekat setiap kain.
Asti mengatakan ketertarikannya pada tenun berawal dari keresahan pribadi. Ia melihat penggunaan tenun masih terbatas pada acara adat dan kegiatan formal, sehingga jarang digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
| Baca juga: Media Sosial Ruang Promosi Produk Lokal |

Asti Naikteas, pemilik usaha 'Asthii Tenunan'. (Foto: Adelya Manek)
“Tenun sering dipandang hanya cocok untuk acara adat atau formal. Padahal, tenun bisa digunakan dalam keseharian jika dikemas dengan desain yang tepat,” ujarnya, Minggu (11/1/2026).
Menurut Asti, setiap proses desain selalu dimulai dari cerita yang terkandung dalam kain tenun. Cerita tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam potongan busana yang sederhana, nyaman, dan mudah dipakai.
Ia menilai masih banyak anggapan di masyarakat bahwa tenun bersifat sakral dan tidak boleh mengalami perubahan bentuk. Padahal, dengan pengemasan tepat, tenun memiliki nilai ekonomi tinggi serta peluang pasar yang luas.

'Asthii Tenunan', tempat usaha milik Asti Naikteas di Kefamenanu, TTU. (Foto: Dok. Asti Naikteas)
Dalam membangun Asthii Tenunan, Asti mengakui tantangan terbesar adalah edukasi pasar. Ia harus konsisten menjelaskan proses pembuatan tenun, mulai dari penenunan hingga menjadi produk fashion siap pakai, kepada konsumen.
Seiring perkembangan brand, Asti melihat adanya perubahan dalam cara masyarakat memandang tenun. Saat ini, tenun mulai digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari dan tidak lagi hanya disimpan sebagai kain adat.
Asti berharap tenun Indonesia dapat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Ia juga bercita-cita agar produk tenun lokal dapat dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. (AM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....