Dana Desa Terbatas, Pembangunan Jenilu Terkendala

  • 01 Okt 2026 22:07 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan pembangunan di Desa Jenilu, Kabupaten Belu. Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah program pembangunan yang belum dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kepala Desa Jenilu, Robert Novak saat diwawancara Rri Atambua menjelaskan, pemerintah desa selama ini melakukan pembangunan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia. Program yang telah dilakukan antara lain pembangunan beronjong, rehabilitasi rumah tidak layak huni, serta pemberdayaan masyarakat.

“Artinya pembangunan di saya punya wilayah terhambat juga dari dana desa, anggaran dana desa juga,” ujar Kepala Desa Jenilu Rabu, 23 September 2026.

Menurutnya, kebutuhan pembangunan beronjong menjadi salah satu perhatian karena wilayah Desa Jenilu dinilai rawan. Namun, keterbatasan dana menyebabkan pembangunan beronjong yang sebelumnya telah dianggarkan belum dapat dilanjutkan pada tahun ini.

Kepala Desa Jenilu mengatakan pemerintah desa telah mengajukan sejumlah proposal kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat.

“Tahun ini saya tidak bisa anggarkan karena memang dananya terbatas, sehingga saya mengharapkan pemerintah daerah, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat bisa menanggapi proposal-proposal yang kami masukkan,” katanya.

Selain infrastruktur, kebutuhan rumah layak huni juga masih menjadi persoalan bagi masyarakat Jenilu. Sejumlah warga, termasuk masyarakat eks Timor-Leste, masih menumpang di tanah milik orang lain karena belum memiliki kemampuan ekonomi untuk membangun rumah sendiri.

Pemerintah Desa Jenilu berharap dukungan lintas pemerintahan dapat membantu menjawab kebutuhan pembangunan yang belum mampu dibiayai melalui dana desa. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Jenilu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....