Pemkab Alor Dorong Kolaborasi Cegah Stunting dan Perkuat Kesehatan Anak
- 30 Sep 2026 21:41 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Pemerintah Kabupaten Alor terus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak serta upaya pencegahan stunting sebagai bagian dari peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, mengatakan pembangunan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan ketika masyarakat sakit, tetapi juga diarahkan pada pencegahan penyakit, perluasan akses pelayanan, dan peningkatan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat.
“Pemerintah terus berkomitmen memastikan bahwa pembangunan kesehatan bukan hanya berbicara tentang pengobatan ketika masyarakat sakit, tetapi juga tentang bagaimana mencegah penyakit, meningkatkan kualitas hidup, dan memperluas akses pelayanan kesehatan,” ujar Rocky. Rabu, 30 September 2026.
Perhatian khusus diberikan pada kesehatan ibu dan anak melalui penguatan pelayanan ibu hamil, kelas ibu hamil dan balita, kunjungan rumah, pendampingan ibu hamil berisiko tinggi, serta penguatan peran posyandu.
“Kita juga terus memberikan perhatian serius kepada kesehatan ibu dan anak. Berbagai langkah dilakukan melalui penguatan pelayanan ibu hamil, kelas ibu hamil dan balita, kunjungan rumah, serta penanganan ibu hamil berisiko tinggi,” katanya.
Saat ini Kabupaten Alor memiliki 27 puskesmas, 28 puskesmas pembantu, dan tiga rumah sakit yang didukung tenaga medis serta tenaga kesehatan lainnya. Pemerintah juga telah mengembangkan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk pembangunan puskesmas, rumah dinas tenaga kesehatan, pelayanan kesehatan keliling, IPAL, serta rehabilitasi dan renovasi pustu.
Rocky berharap kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, keluarga, dan masyarakat terus diperkuat agar pelayanan kesehatan semakin optimal serta upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....