Krisis Air Bersih Melanda Belu, Permintaan Tangki Air Meningkat

  • 30 Sep 2026 11:42 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, mulai berdampak pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Sejumlah sumber air warga dilaporkan mulai mengering, sementara permintaan terhadap layanan tangki air bersih terus meningkat.

Kondisi tersebut salah satunya terlihat di wilayah Lalosuk, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur. antrean tangki air bersih mulai terlihat di sejumlah titik dikarena permintaan akan air meningkat secara drastis.

Salah satu sopir tangki Oktavianus mengatakan, tingginya permintaan membuat pihakmu hampir kewalahan dalam menerima pesanan dari berbagai wilayah di Kabupaten Belu ditengah permintaan tinggi dengan kondisi debit air berkurang.

Menurutnya, kondisi saat ini cukup menguntungkan bagi para sopir tangki, karena penghasilan menjadi lebih baik namun masih terdapat hambatan karena debit air berkurang antrian menjadi lebih lama.

“Permintaan tinggi, menjadi suatu keuntungan bagi kami, kendalanya di air, karena kami harus antri lebih lama, selain itu kami juga mau jalan banyak sekarang kendala di BBM juga,” kata Oktavianus.

Oktavianus menambahkan, permintaan tangki air bersih mengalami peningkatan hingga hampir tiga kali lipat dibandingkan kondisi normal, bahkan ada warga yang harus memesan jauh-jauh hari karena tingginya kebutuhan.

“Untuk satu tangki dengan kapasitas sekitar 5.000 liter, harga air di sejumlah wilayah mencapai sekitar Rp100 ribu, biasanya sehari jalan 4-5 kali sekarang bisa sampai 10 -12 kali, pokoknya tergantung minta saja, kalo masih bisa jalan terus,” ucap Oktavianus, pada Rabu 30 September 2026.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan air bersih di Kabupaten Belu membutuhkan penanganan serius, terutama jika musim kemarau berlangsung lebih panjang. Selain pemenuhan kebutuhan air dalam jangka pendek, diperlukan pula langkah jangka panjang untuk menjaga ketersediaan sumber air bagi masyarakat. (KM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....