Pekan Wisma Raya II Jadi Ruang Perkenalkan Literasi dan Budaya Baca di Alor
- 15 Sep 2026 07:30 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Pekan Wisma Raya II di Kabupaten Alor dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Alor untuk memperkenalkan layanan perpustakaan sekaligus mendorong peningkatan budaya baca masyarakat. Melalui stand yang disiapkan, masyarakat dapat mengakses berbagai koleksi buku selama berlangsungnya kegiatan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Alor, Ridwan Iho, mengatakan kehadiran stand perpustakaan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membawa layanan dan kegiatan literasi ke ruang publik. Menurutnya, momentum Wisma Raya memberikan kesempatan bagi perpustakaan untuk menjalankan berbagai program secara lebih maksimal.
“Kita mencoba untuk masuk dalam ruang-ruang publik, ruang-ruang privat, dan mana pun itu bisa masuk. Di Wisma Raya ini, cukup memberikan kesempatan bagi perpustakaan untuk melaksanakan program tertentu secara maksimal,” ujar Ridwan Iho saat ditemui di stand Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Ia menyebut, keberadaan stand tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari kalangan pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA, tetapi juga mahasiswa serta masyarakat umum yang memanfaatkan koleksi buku yang tersedia.
“Kehadiran ini memberikan nilai positif karena ada sambutan positif dari para pemustaka. Dari tingkat SD, SMP, SMA, bahkan ada mahasiswa dan masyarakat umum sudah berkunjung,” katanya. Senin, 14 September 2026.
Ridwan menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi program nasional transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Karena itu, perpustakaan tidak hanya dipandang sebagai tempat menyimpan dan membaca buku, tetapi juga sebagai ruang yang dapat diakses masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan mendukung peningkatan kualitas kehidupan.
Ridwan berharap berbagai kegiatan seperti Pekan Wisma Raya tidak hanya dimaknai sebagai sebuah keramaian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan kebiasaan membaca di tengah masyarakat. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan masyarakat juga dapat didukung melalui budaya membaca karena pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi modal untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kehidupan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....