Lapas Atambua Gelar Apel Pagi, Kenang Tiga ASN Gugur di Jayawijaya

  • 14 Sep 2026 12:15 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Mengawali pekan dengan semangat integritas dan dedikasi, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua menyelenggarakan apel pagi rutin di lapangan Lapas pada Senin 14 September 2026.

Kegiatan yang menjadi sarana penegakan kedisiplinan sekaligus pendorong kesiapan kerja seluruh jajaran ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Atambua, Antonio Da Costa, serta diikuti oleh jajaran pejabat struktural, staf, hingga para peserta magang.

Jalannya apel berlangsung penuh kekhusyukan, diawali pengucapan Tri Dharma dan Ikrar Petugas Pemasyarakatan oleh seluruh jajaran. Pada kesempatan yang sama seluruh jajaran Lapas Atambua memberikan penghormatan melalui hening cipta dan berdoa bersama untuk menghormati jasa serta pengorbanan para ASN Kabupaten Jayawijaya yang gugur dalam mengemban tugas negara di wilayah Papua Pegunungan.

Dalam arahannya, Kalapas Atambua, Antonio Da Costa, menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan tidak sekadar menjadikan pelaksanaan tugas sebagai rutinitas belaka. Di tengah pengarahannya, Antonio secara khusus menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga ASN, yakni Aprida Rapi, drh. Alfonsius Albinus Mehan, dan Willi Mbuik, yang menjadi korban peristiwa penembakan di daerah tugas. Beliau mengingatkan bahwa pengorbanan para almarhum harus menjadi cermin besar akan tingginya nilai dedikasi yang diemban oleh seorang ASN.

"Apel pagi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari pengabdian kita kepada negara. Di saat yang sama, kita semua berduka atas gugurnya tiga rekan ASN kita saat bertugas di Jayawijaya. Mari kita panjatkan doa terbaik dan mengheningkan cipta bagi mereka. Perjuangan para almarhum adalah cermin nyata bahwa tugas yang kita jalankan menuntut integritas dan kepedulian tinggi. Jadikan pengorbanan ini sebagai pemicu semangat untuk memberikan pengabdian yang tulus bagi bangsa dan negara," kata Antonio.

Komandan Apel yang juga menjabat sebagai Kepala Urusan Kepegawaian dan Keuangan, Jose Guterres, menyampaikan duka cita mendalam usai memimpin barisan. "Seluruh jajaran di lapangan hari ini merasakan kepedihan yang sama. Kami menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya rekan-rekan ASN terbaik kita. Penghormatan dan doa ini adalah wujud solidaritas serta jiwa korsa kami bagi insan pengabdi negara," ujar Jose.

Rangkaian kegiatan resmi diakhiri dengan pembacaan doa bersama, verifikasi absensi pegawai, serta pembubaran barisan oleh Komandan Apel. Sebagai penutup agenda pagi tersebut, seluruh jajaran Lapas Atambua saling berjabat tangan guna memupuk rasa kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, dan memperkuat sinergi dalam mengawal tugas-tugas Pemasyarakatan ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....