Optimalkan Program CKG, Dinkes Belu Pacu Pelayanan Jemput Bola
- 09 Sep 2026 20:55 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Belu masih menghadapi tantangan karena rendahnya partisipasi aktif masyarakat untuk terlibat dalam program strategis sebagai upaya nyata mendorong masyarakat untuk melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan.
Dalam mengoptimalkan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), Dinas Kesehatan Kabupaten Belu melancar strategi jemput bola yang menyasar ke sekolah-sekolah, kantor-kantor, Posyandu hingga titik-titik keramaian seperti Car Free Day (CFD) maupun diintegrasikan dengan penyaluran bantuan di desa-desa sebagai solusi pemungkas ditengah rendahnya partisipasi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu dr. Bathseba Elena Corputty, MARS mengatakan rendahnya partisipasi masyarakat menjadi perhatian, dengan itu pihaknya mengoptimalkan berbagai strategi agar pelayanan CKG tetap optimal dalam membangun budaya sehat karena CKG justru dirancang untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini sehingga risiko penyakit dapat diketahui dan ditangani lebih cepat.
“Kita perlu mengubah pola pikir masyarakat datang ke fasilitas kesehatan bukan hanya saat mengalami keluhan, namun pemeriksaan kesehatan rutin penting sebagai benteng pertahanan diri, karena langkah pencegahan atau deteksi dini lebih baik daripada mengobati,” ucap dr Elen Corputty pada Rabu 08 Sepetember 2026.
Lanjut dr Elen, penguatan pelayanan CKG dengan masyarakat, melalui strategi jemput bola akan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mengakses secara menyeluruh bagi yang belum mendapatkan pelayanan, menjadi terjangkau dengan baik.
Langkah tersebut diyakini dapat mengatasi berbagai kendala yang selama ini membuat masyarakat belum memanfaatkan layanan CKG secara optimal.
Dinas Kesehatan juga mengajak pemerintah desa dan kelurahan, kader kesehatan serta berbagai unsur masyarakat untuk ikut menyosialisasikan manfaat CKG. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar informasi mengenai layanan pemeriksaan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Selain kendala partisipasi aktif masyarakat namun jaringan dan akses khususnya di perbatasan juga menjadi kendala lain untuk pelaksaan program CKG. Ia optimistis melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat, lintas sektor memastikan semua berjalan dengan baik demi tercipta masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera. (KM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....