TNI AD Bangun Jembatan Beton, Warga Probur Utara Kini Lebih Mudah Beraktivitas

  • 02 Sep 2026 21:10 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - TNI Angkatan Darat terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat melalui program Bakti TNI untuk Rakyat. Salah satunya dengan membangun jembatan beton di Kampung Langleki, RT 02/RW 01, Desa Probur Utara, Kecamatan Abad, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Pembangunan jembatan tersebut dilakukan bersama masyarakat setempat dengan mengedepankan semangat gotong royong. Kehadiran jembatan diharapkan dapat memudahkan aktivitas warga, terutama saat musim hujan ketika debit sungai meningkat dan akses penyeberangan menjadi sulit.

Tokoh masyarakat Desa Probur Utara, Syahbudin Plate, kepada rri.co.id, mengatakan, sebelum jembatan dibangun, warga mengalami kesulitan beraktivitas ketika debit air sungai meningkat. Kondisi tersebut juga berdampak pada anak-anak yang hendak bersekolah serta petani yang menuju kebun.

"Di wilayah kami ini sering terjadi banjir, sehingga akses sangat terganggu. Anak-anak yang mau pergi sekolah tidak bisa lewat, begitu juga kami para petani yang hendak ke kebun. Persoalan ini sudah sering kami sampaikan dalam Musrenbang Desa, tetapi karena keterbatasan anggaran belum dapat direalisasikan," ujar Syahbudin, Rabu 2 September 2026

Menurutnya, pembangunan jembatan melalui program Bakti TNI menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini mengharapkan akses penyeberangan yang lebih aman. Warga juga turut terlibat dalam proses pembangunan bersama anggota TNI.

Syahbudin menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Dandim 1622 Alor Letkol CZI Ariya Darma, S.T., serta seluruh anggota TNI yang telah membantu mewujudkan pembangunan jembatan tersebut.

"Kami sangat bersyukur kepada Bapak Presiden dan TNI karena sekarang sudah ada jembatan. Kami juga ikut bersama-sama dalam pembangunannya. Mudah-mudahan ke depan bukan hanya jembatan, tetapi akses jalan di wilayah kami juga dapat diperhatikan, karena jalan masih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Dandim 1622 Alor Letkol CZI Ariya Darma, S.T., mengatakan, pembangunan jembatan tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat mengatasi kendala akses yang selama ini dihadapi.

"Jembatan ini dibangun untuk membantu masyarakat supaya aktivitas mereka lebih mudah. Anak-anak bisa pergi ke sekolah, masyarakat juga bisa ke kebun, dan kegiatan sehari-hari menjadi lebih lancar. Dengan akses yang lebih mudah, hasil kebun juga bisa lebih mudah dibawa keluar untuk dijual," ujar Ariya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan jembatan menjadi bagian dari semangat gotong royong sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga.

Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan jembatan diharapkan dapat mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Akses menuju kebun yang lebih mudah akan membantu petani mengangkut hasil pertanian untuk dipasarkan.

Keberadaan jembatan beton tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membuka akses yang lebih aman bagi anak-anak menuju sekolah dan petani dalam membawa hasil kebun untuk dipasarkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....