Danrem Wirasakti Kupang Tegaskan Seleksi TNI Gratis dan Transparan

  • 02 Agt 2026 10:07 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Komandan Korem 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Hendro Cahyono, menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit TNI dilaksanakan secara gratis, transparan, dan tanpa pungutan biaya. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri peresmian jembatan hasil program karya bakti TNI di Kabupaten Alor. Jumat, 31 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan orang tua di Kabupaten Alor yang terus mendukung putra-putrinya mengikuti seleksi menjadi prajurit TNI. Menurutnya, semakin banyak generasi muda Alor yang berhasil lolos melalui kemampuan sendiri.

Brigjen TNI Hendro Cahyono menegaskan, Korem 161/Wira Sakti hanya memfasilitasi pembinaan bagi calon peserta seleksi. Keberhasilan mengikuti seleksi, kata dia, ditentukan oleh kesiapan, kemampuan, dan usaha masing-masing peserta.

"Kami mengucapkan terima kasih karena semakin banyak putra-putri Kabupaten Alor yang berhasil lulus menjadi prajurit TNI. Kami hanya memfasilitasi proses pembinaan, sedangkan peran terbesar tetap ada pada orang tua yang mendukung dan mempersiapkan anak-anaknya dengan baik," ujar Brigjen TNI Hendro Cahyono.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang. Danrem menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan sesuai aturan dan tidak dapat dipengaruhi oleh praktik percaloan.

"Saya tegaskan bahwa masuk TNI tidak dipungut biaya. Jika ada pihak yang mengatasnamakan TNI dan meminta uang dengan alasan dapat meloloskan peserta, itu adalah kebohongan. Segera laporkan kepada Dandim, Kapolres, atau pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti," tegasnya.

Danrem turut mengajak para pelajar dan generasi muda yang bercita-cita menjadi prajurit TNI untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini. Persiapan tersebut meliputi kesehatan, kemampuan fisik, mental, serta disiplin agar mampu bersaing dalam setiap tahapan seleksi.

Menurutnya, kesempatan menjadi prajurit TNI terbuka bagi seluruh warga negara yang memenuhi persyaratan. Karena itu, masyarakat diminta menghindari praktik percaloan yang hanya merugikan calon peserta dan keluarganya.

Melalui sosialisasi tersebut, Danrem berharap kepercayaan masyarakat terhadap proses rekrutmen TNI semakin meningkat. Ia juga menginginkan semakin banyak putra-putri Kabupaten Alor yang mampu mengukir prestasi dan mengabdi kepada bangsa melalui jalur pengabdian sebagai prajurit TNI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....