Wagub NTT Dorong Lulusan STKIP Kalabahi Muhamadiyah Ciptakan Lapangan Kerja

  • 01 Sep 2026 17:35 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Persaingan mendapatkan pekerjaan yang semakin ketat menjadi tantangan bagi lulusan perguruan tinggi. Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, mendorong lulusan STKIP Muhammadiyah Kalabahi tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu melihat peluang dan menciptakan lapangan kerja.

Pesan tersebut disampaikan Johni Asadoma saat menghadiri Sidang Terbuka Senat Wisuda STKIP Muhammadiyah Kalabahi Angkatan VII Periode 2025/2026 di Aula Hotel Simfoni, Kalabahi, Kabupaten Alor, Senin (31/8/2026). Ia meminta para sarjana menjadikan kerja keras, disiplin, komitmen, dan konsistensi sebagai bekal dalam menghadapi dunia kerja.

Johni mengatakan, gelar sarjana merupakan hasil dari proses pendidikan yang panjang dan tidak terlepas dari perjuangan mahasiswa serta dukungan orang tua. Karena itu, para lulusan diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi terus mengembangkan kemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.

“Belajar empat tahun dengan keras, dengan pengorbanan, mengorbankan kesenangan. Tetapi hari ini hasilnya sudah bisa dirasakan,” ujar Johni.

Menurut Johni, kesempatan kerja formal semakin kompetitif sehingga para sarjana perlu memiliki kemampuan untuk beradaptasi. Ia mendorong lulusan memanfaatkan ilmu, keterampilan, kreativitas, serta potensi yang ada di lingkungan sekitar sebagai modal untuk membangun kemandirian ekonomi.

Ia juga menilai Kabupaten Alor memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha, salah satunya sektor pariwisata. Potensi tersebut dapat dikembangkan melalui berbagai bidang, seperti kuliner, transportasi, penginapan, jasa wisata, hingga ekonomi kreatif.

Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata tidak hanya membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga dapat mendorong lahirnya usaha-usaha baru yang dikelola secara mandiri oleh generasi muda.

Selain persoalan pekerjaan, Johni mengingatkan para lulusan agar tetap menghormati dan tidak melupakan orang tua setelah mencapai kesuksesan. Ia menilai keberhasilan pendidikan seharusnya diikuti dengan tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Siapa pun orang tua kita, apakah dia pejabat, pengusaha kaya, petani, maupun pemulung, jangan pernah lupakan mereka,” tegas Johni.

Ia berharap para lulusan STKIP Muhammadiyah Kalabahi dapat terus mengembangkan kemampuan, menerapkan ilmu yang diperoleh, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Alor maupun Nusa Tenggara Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....