Beras CPP Tahap II Disalurkan Bulog Atambua Sasar 96.792 Penerima di 3 Kabupaten
- 27 Agt 2026 07:06 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Perum Bulog Kantor Cabang Atambua mulai menyalurkan bantuan pangan beras yang bersumber dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap kedua kepada masyarakat penerima manfaat sebagai upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Penyaluran bantuan pangan tersebut menyasar masyarakat di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara (TTU), dan Kabupaten Malaka, dengan jumlah keseluruhan mencapai 96.792 penerima manfaat.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Atambua Arlan Emtri Heo menyampaikan bantuan pangan beras ini merupakan bagian dari program pemerintah melalui Badan Pangan Nasional yang ditugaskan kepada Perum Bulog untuk menyalurkan CPP periode Juli hingga September 2026.
“Secara nasional, pemerintah menetapkan bantuan sebanyak 10 kilogram beras dan 2 liter minyak per penerima untuk setiap bulan dalam periode tersebut,” ucap Arlan Emtri Heo di ruang kerjanya pada 26 Agustus 2026.
Arlan mengatakan, secara keseluruhan jumlah penerima manfaat untuk 3 Kabupaten sebanyak 96.792 penerima, dengan rincian Kabupaten Belu 25.778 penerima, Malaka 27.569 penerima dan Kabupaten TTU 43.445 penerima.
Mengenai realisasi, Arlan menjelaskan per 26 Agustus 2026, Bulog kancab Atambua telah menyalurkan beras bantuan cadangan pangan pemerintah dengan rincian Kabupaten Malaka dari total pagu 827.070 telah diakukan realisasi mencapai 39.030 perkilogram, Kabupaten TTU dari total pagu 1.303.350 realisasi telah mencapai 176.670 per kilogram sementara untuk Kabupaten Belu masih dalam proses.
“Sementara ini, kita telah melakukan penyaluran di 2 Kabupaten Malaka dan TTU sementara Kabupaten Belu kita mulai penyaluran dalam pekan ini,” ucap Arlan Heo.
Arlan menegaskan dalam penyaluran, Bulog memastikan proses distribusi dilakukan dengan memperhatikan ketepatan sasaran, jumlah dan kualitas beras dan tepat diperuntukkan.
Ia menambahkan, selain sebagai bentuk perlindungan sosial, penyaluran CPP juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian.
Dengan dimulainya penyaluran tahap kedua ini, Bulog Kancab Atambua terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar distribusi bantuan pangan di Kabupaten Belu, TTU, dan Malaka dapat berjalan lancar hingga seluruh penerima manfaat mendapatkan haknya.
Tidak luput pula, Kepala Bulog Atambua Arlan, secara tegas mengingatkan para kepala desa dan lurah agar tidak memanfaatkan bantuan tersebut untuk kepentingan lain di luar peruntukannya. Ia menegaskan, seluruh proses penyaluran harus dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan, sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang berjalan secara optimal sebagai salah satu indeks peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan dimulainya penyaluran tahap II, Bulog Atambua memastikan proses distribusi akan terus dikawal hingga seluruh bantuan tersalurkan kepada 96.792 penerima manfaat di tiga kabupaten agar memberikan manfaat nyata sebagai upaya pemerintah dalam menjaga daya beli ditengah kebutuhan yang meningkat. (KM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....