Bulog Kalabahi Perkuat Pemantauan Harga Pangan Demi Menjaga Stabilitas Pasar

  • 22 Jul 2026 06:33 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Perum Bulog Cabang Kalabahi bersama Tim Satuan Tugas Pangan Kabupaten Alor akan terus memperkuat pemantauan harga bahan pokok di pasaran sebagai langkah menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pangan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Pimpinan Perum Bulog Cabang Kalabahi, Stefanus Masu, mengatakan pemantauan rutin dilakukan untuk memastikan harga beras SPHP maupun Minyak Kita tetap terkendali. Selain memantau harga, Bulog juga memastikan ketersediaan stok pangan di tingkat mitra penyalur tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Dari hasil pemantauan kami, harga beras medium masih berada sesuai HET. Beras SPHP juga tersedia di mitra-mitra kami sehingga masyarakat masih dapat memperoleh beras dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah," kata Stefanus Masu. Selasa, 21 Juli 2026.

Ia menjelaskan keberadaan beras SPHP di jaringan mitra Bulog menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan. Untuk itu, Bulog akan terus mengawasi distribusi agar pasokan tetap tersedia dan tidak terjadi kenaikan harga yang membebani masyarakat.

"Kami terus mengingatkan seluruh pedagang dan mitra agar menjual beras SPHP maupun Minyak Kita sesuai HET. Apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, termasuk praktik yang merugikan masyarakat, tentu akan kami tindak sesuai aturan," ujarnya.

Stefanus menambahkan, pengawasan harga pangan tidak hanya dilakukan pada beras, tetapi juga terhadap komoditas strategis lainnya seperti Minyak Kita. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi gejolak harga di pasar.

Melalui pemantauan yang dilakukan secara berkala bersama Satgas Pangan, Bulog Kalabahi berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Alor tetap terjaga. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang wajar serta sesuai ketentuan pemerintah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....