Alor Dapat Bantuan 1.027 Rumah Tidak Layak Huni

  • 25 Agt 2026 07:54 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Pemerintah Kabupaten Alor terus mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat, khususnya keluarga berpenghasilan rendah, melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau BSPS. Pada tahun anggaran 2026, Alor memperoleh alokasi bantuan untuk menangani 1.027 unit rumah tidak layak huni yang tersebar di 18 kecamatan.

Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, mengatakan total dukungan anggaran untuk program tersebut mencapai Rp18,1 miliar. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan hunian yang lebih layak sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

“Dalam upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Pemerintah Kabupaten Alor terus mendorong penanganan rumah tidak layak huni melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya,” ujar Rocky. Senin, 24 Agustus 2026.

Dari total alokasi tersebut, sebanyak 782 unit bersumber dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia. Kemudian 120 unit berasal dari dana bantuan pusat insentif fiskal dan 125 unit melalui dukungan dana alokasi umum pemerintah.

“Capaian ini merupakan bagian penting dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat,” katanya.

Rocky mengakui kebutuhan penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Alor masih cukup besar sehingga tidak dapat diselesaikan hanya melalui satu program atau satu tahun anggaran. Karena itu, dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta partisipasi masyarakat tetap diperlukan untuk mempercepat pemerataan hunian layak.

Pemerintah Kabupaten Alor berharap program tersebut memberikan dampak lebih luas terhadap kualitas hidup keluarga penerima manfaat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang sehat dan layak. Penanganan rumah juga menjadi bagian dari upaya mengurangi kesenjangan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....