Kendala Pupuk dan Air Tidak Halangi Petani Manleten Pacu Produktivitas Melon

  • 22 Agt 2026 06:48 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Keterbatasan pupuk dan air tidak menyurutkan semangat petani di Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, untuk terus mengembangkan budidaya tanaman melon. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, petani Manleten tetap berupaya menjaga produktivitas melalui perawatan tanaman secara intensif, agar tetap berproduksi.

Salah satu petani Melon di Desa Manleten, Rikardus Sole mengatakan meskipun masih menghadapi kendala air bersih dan keterbatasan pupuk, tidak menjadi penghalang untuk terus berproduksi, karena melihat dari peluang usaha budidaya melon yang sangat menjanjikan.

Menurutnya, tanaman melon membutuhkan perawatan yang cukup intensif sehingga ketersediaan pupuk dan air menjadi faktor penting untuk mendukung pertumbuhan tanaman hingga menghasilkan buah yang berkualitas.

“Sejauh ini kendala utama memang pupuk dan air, tetap kami tetap berusaha mengatur penggunaannya agar tanaman bisa tumbuh dengan baik dan hasil panen tetap maksimal,” ujar Rikardus Sole, Jumat 21 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, keterbatasan air membuat petani harus melakukan pengaturan penyiraman secara lebih efektif. Air diberikan sesuai kebutuhan tanaman, terutama pada fase pertumbuhan dan pembentukan buah.

Sementara untuk pupuk, berupaya menyesuaikan pemberian dengan kondisi tanaman. Penggunaan pupuk dilakukan secara efisien agar tanaman tetap mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan tanpa menghamburkan bahan yang tersedia.

Meski menghadapi keterbatasan tersebut, petani tetap optimistis terhadap prospek budidaya melon. Permintaan pasar terhadap buah melon menjadi salah satu alasan petani terus mempertahankan komoditas tersebut.

Rikardus Sole menilai, melon memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan apabila dikelola dengan baik. Selain memperhatikan proses budidaya, petani juga berusaha menjaga kualitas buah agar dapat diterima pasar.

Ia berharap adanya dukungan dari pemerintah maupun pihak terkait, khususnya dalam membantu ketersediaan pupuk dan sarana pendukung pengairan bagi petani.

Menurutnya, dukungan terhadap petani melon tidak hanya membantu meningkatkan produksi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa. Budidaya melon dapat menjadi alternatif usaha produktif sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga petani. (KM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....