PMKRI DPC Atambua Resmi Dilantik, Wabup Belu Pesan 3 K Menggerakkan Roda Organisasi

  • 21 Agt 2026 10:23 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) cabang Atambua ST. Yohanes Paulus II Periode 2026/2027 yang berjumlah 12 orang secara resmi dilantik pada Kamis 20 Agustus 2026 di Aula Dharma Wanita Betelalenok Atambua.

Pelantikan yang mengusung tema “ Bergerak bersama, Berdampak Nyata Bagi Gereja dan Tanah Air dengan semangat Pro Ecclesia et Patria“ disaksikan secara langsung oleh Wakil Bupati Belu Vicente Hornay Gansalves, Kapolres Belu, Perwakilan Dandim 1605/Belu, Forkoma Belu, Pemuda Katolik dan Organisasi Kemasiswaan lainya.

Dalam arahan Wakil Bupati Belu Vicente Hornay Gansalves mengingatkan kepercayaan yang diberikan bukan hanya sebuah kehormatan tetapi tanggung jawab untuk membawa organisasi menjadi lebih baik dalam menjalankan amanah, teladan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, berbangsa dan bernegara.

Vincente menambahkan, PMKRI merupakan organisasi kemahasiswaan yang memiliki sejarah panjang dalam membentuk kader-kader intelektual, melahirkan pemimpin yang berintegritas, serta memiliki kepedulian dan komitmen terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan menggereja. Karena itu, kepengurusan baru yang telah terbentuk terus bergerak melalui berbagai program strategis yang berlandaskan nilai-nilai perjuangan PMKRI yang berdampak nyata.

“PMKRI hadir bersama mengawal dengan terus memberikan masukan yang konstruktif untuk kemajuan berbangsa dan bernegara, jadilah generasi muda yang tidak hanya mengkritik tetap generasi muda yang solusif ,” ucap Vicente Hornay Atambua.

Vincente juga memberikan 3 pesan penting agar organisasi bergerak dengan penuh semangat, penguatan organisasi dan mempererat roda organisasi yang disebut 3 K yakni Komunikasi, Kolaborasi dan Konsistensi.

Vincente Hornay menjelaskan yang dimaksudkan dengan 3 K, PMKRI terus membangun komunikasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, dan seluruh elemen masyarakat melalui ruang dialog dan memperkuat kolaborasi. Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang kompleks, PMKRI harus konsisten menjalankan program berdasarkan nilai-nilai perjuangan serta menjadi rumah kaderisasi yang melahirkan pribadi berintegritas dan berdampak nyata bagi masyarakat, bangsa, negara, dan Gereja

Vicente juga mengajak PMKRI terus bergerak bersama untuk menjaga kesatuan dan persatuan di wilayah perbatasan dalam semua keberagam.

Sementara itu Ketua Dewan Pimpinan Cabang PMKRI Cabang Atambua ST Yohanes Paulus II Periode 2026/2027 Simplisius Imanuel Mau komitmennya untuk menjadikan PMKRI sebagai rumah kaderisasi yang tangguh dan adaptif. Tujuannya adalah mendorong transformasi sosial yang berlandaskan tiga benang merah perhimpunan.

Ia menambahkan terdapat tiga fokus utama yang akan dijalankan dalam kepengurusan ini. Pertama, internalisasi Tiga Benang Merah perhimpunan. Kedua, revitalisasi kaderisasi. Ketiga, manifestasi aksi nyata di tengah masyarakat.

“Tentunya PMKRI akan menjadi rumah bersama, ruang belajar dan diskusi , PMKRI tidak menjadi pembias perbedaan namun menyatukan semua dalam ide-ide yang konstruktif untuk pembangunan,” ucap Simplisius Imanuel Mau.

Simplisius Imanuel Mau juga menegaskan terus menggerakkan PMKRI berlandaskan nilai-nilai perjuangan yang berdampak nyata bagi masyarakat dan gereja serta berkomitmen untuk terus bersinergi bersama pemerintah daerah seluruh lintas sektor dalam mengawal jalannya roda pemerintah yang berdampak pada kebutuhan masyarakat.

“Tentunya kita terus memperkuat sinergi dan bersama mengawal untuk kepentingan masyarakat,” ucap Simplisius Imanuel Mau

Melalui semangat pelayanan yang berdampak, Ia optimistis PMKRI yang baru mampu menghadirkan gerakan kader yang solid, reflektif, dan berdampak bagi masyarakat luas.(KM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....