Dari Tapal Batas, Desa Tulakadi Nyalakan 1.000 Lilin dan Doa Bersama untuk Flores
- 17 Agt 2026 05:35 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Momentum memperingati HUT ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia, selain diisi dengan berbagai kegiatan dalam menyemarakkan HUT dalam memperkuat nasionalisme, Pemerintah Desa Tulakadi Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL juga mengangkat sisi berbeda wujud kepedulian dan empati dengan menggelar aksi doa bersama dan menyalakan 1.000 lilin untuk mendoakan para korban gempa bumi di Flores.
Kegiatan doa bersama dan menyalakan 1.000 lilin berlangsung di Lapangan SDI Salore Tulakadi pada Minggu 16 Agustus 2026 yang digelar Pemerintah Desa Tulakadi bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) GENTASKIN, Orang Muda Katolik (OMK) Tulakadi, Pos Satgas Salore, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat Desa Tulakadi.

Penyalaan 1.000 lilin berlangsung dalam suasana penuh khidmat, ribuan cahaya lilin disusun membentuk angka 17,08,45 dan 8 serta tulisan Tulakadi menjadi simbol semangat kemerdekaan sekaligus ungkapan kepedulian masyarakat perbatasan terhadap saudara-saudara di Flores yang sedang mengalami musibah.
Pj Kepala Desa Tulakadi Ferdinandus Mones Billi menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati serta dukungan masyarakat terhadap sesama yang tengah mengalami duka mendalam akibat bencana gempa bumi.

Ia menambahkan melalui aksi menyalakan 1.000 lilin tersebut menjadi simbol dukungan moral sekaligus pesan bahwa masyarakat di Flores dan wilayah berdampak lainnya, tidak sendiri dalam menghadapi musibah bencana alam.
“ Aksi ini juga merupakan wujud duka, bagi saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah, duka Flores menjadi duka kita semua, melalui 1.000 lilin ini, kami menyampaikan doa dan dukungan agar para korban dan keluarga yang terdampak diberikan kekuatan serta ketabahan,” ucap Ferdi Mones sapaan hangat Kepala Desa Tulakadi.
| Baca juga: Desa Haumeniana Terapkan Perdes Pagar Desa |
Sementara itu, salah satu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) GENTASKIN Universitas Citra Bangsa ( UCB) Dela Holino mengatakan aksi menyalakan 1.000 lilin, sebagai ajakan bagi masyarakat,untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan solidaritas terhadap sesama yang mengalami musibah.
Menurut Dela, kegiatan tersebut memiliki makna khusus karena melalui Cahaya lilin yang dinyalakan menjadi simbol doa dan harapan agar masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan serta bencana segera berlalu.
“ Ini merupakan wujud kepedulian bagi saudara-saudara kita yang ada di Flores. Kita bersatu bersama mereka, mendoakan agar bencana ini segera reda dan Tuhan selalu menyertai,” kata Dela.

Dela menambahkan, keterlibatan mahasiswa KKNT GENTASKIN bersama masyarakat dan berbagai unsur lainnya menunjukkan bahwa kepedulian terhadap korban bencana dapat diwujudkan melalui aksi sederhana, namun memiliki makna kemanusiaan yang kuat.
Ia berharap kepedulian dan solidaritas dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi dukungan moral bagi para korban agar tetap kuat dalam menghadapi bencana.
Melalui aksi dari Desa Tulakadi di tapal batas RI-RDTL, dengan menyalakan 1.000 lilin tersebut menjadi simbol solidaritas dan pesan kemanusiaan bahwa saudara-saudara di Flores yang sedang menghadapi musibah tidak sendiri. Doa dan dukungan terus dipanjatkan agar para korban diberikan kekuatan, keluarga yang berduka diberi ketabahan, serta seluruh masyarakat terdampak senantiasa berada dalam perlindungan Tuhan. (KM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....