Bunda PAUD Belu Ajak PTK Memperkuat Literasi dan Numerasi Anak sejak Usia Dini
- 09 Agt 2026 15:48 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Bunda PAUD Kabupaten Belu, Ny. Lidwina Viviawaty Ng Lay, mengajak para guru dan pengelola PAUD untuk bersama-sama memperkuat fondasi literasi dan numerasi anak melalui pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas pendidikan sejak usia dini.
Hal ini menjadi perhatian serius mengingat tingkat literasi dan numerasi di Kabupaten Belu masih tergolong rendah, sehingga diperlukan upaya bersama untuk keluar dari kondisi tersebut melalui penguatan pendidikan dasar sejak jenjang PAUD.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (BIMTEK) Peningkatan Kapasitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) PAUD Tahun 2026 di Aula Ecclesia Atambua, Jumat 07 Agustus 2026.
Bunda PAUD Belu menegaskan, masa transisi dari PAUD ke Sekolah Dasar (SD) menjadi fase penting yang harus dipersiapkan dengan baik, terutama dalam pengenalan dan pengendalian kemampuan dasar anak terhadap huruf dan angka. Dengan fondasi yang kuat, anak lebih siap mengikuti proses pembelajaran di tingkat selanjutnya.
“ Kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan, kita titipkan 1 tahun sebelum masuk SD dan atau 6 bulan sebelum masuk SD fokus pada pengenalan huruf dan angka, karena tingkat literasi kita di Belu masih rendah, ini yang perlu kita dorong dan menjadi perhatian serius bersama, namun perlu diingatkan huruf dan angka perlu diperkenalkan secara bertahap, namun dengan berbagai metode belajar yang menyenangkan sesuai usia pertumbuhan belajar sambil bermain, seperti bermain, bernyanyi, dan aktivitas kreatif lainnya, dengan itu anak-anak tidak merasa terbebani,” kata Bunda PAUD Belu.
Bunda PAUD juga meminta para guru terus berinovasi dalam proses pembelajaran sesuai dengan kondisi dan potensi masing-masing satuan lembaga pendidikannya. Menurutnya, setiap satuan PAUD memiliki kesempatan melahirkan inovasi yang dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang berbasis pada kebutuhan anak, dengan itu dapat Belu dapat bergerak dan keluar dari salah satu daerah dengan literasi rendah.
Selain itu untuk mendorong peningkatan Literasi dan Numerasi, pihaknya mencanangkan agar Pemerintah Kabupaten Belu menggelar Jambore PAUD sebagai wadah menampilkan berbagai inovasi pembelajaran dari seluruh lembaga PAUD di Kabupaten Belu.
Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan Kabupaten Belu dapat keluar dari kategori daerah dengan tingkat literasi dan numerasi rendah, sekaligus menciptakan generasi yang lebih unggul dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. (KM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....