Bupati Belu Apresiasi Kinerja Kajari Johanes Harysuandy Siregar Selama Bartugas

  • 06 Agt 2026 14:00 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Pemerintah Kabupaten Belu menggelar acara lepas tugas Kepala Kejaksaan Negeri Belu di Lopo Rumah Jabatan Bupati Belu, Kamis 6 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Belu dan Kejaksaan Negeri Belu dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih serta penegakan hukum.

Acara berlangsung penuh keakraban dan dihadiri Bupati Belu Willy Brodus Lay, Kapolres Belu, Ketua DPRD Belu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Belu Willy Brodus Lay menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Belu, Johanes Harysuandy Siregar, yang mendapat tugas baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir. Bupati mengakui selama kurang lebih satu tahun bertugas di Kabupaten Belu, Johanes Harysuandy Siregar telah membangun kerja sama dan sinergitas yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Belu dalam mendukung pelaksanaan pembangunan, penegakan hukum, serta pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Bupati berharap hubungan baik yang telah terjalin tersebut dapat terus dilanjutkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Belu yang baru sehingga koordinasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum semakin kuat.

Menurut Bupati, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan sangat penting, terutama dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Salah satu fokus yang menjadi perhatian adalah pengelolaan dana desa yang masih kerap menghadapi persoalan penyalahgunaan.

"Banyak persoalan yang terjadi bukan hanya karena unsur kesengajaan, tetapi juga akibat kurangnya pemahaman terhadap aturan. Karena itu, kami berharap kerja sama dengan Kejaksaan dapat lebih diperkuat dalam aspek pencegahan melalui pendampingan, edukasi, dan pengawasan sehingga penggunaan dana desa berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan kerugian keuangan negara," ujar Bupati Willy Brodus Lay.

Bupati menegaskan, pendekatan pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penindakan semata. Dengan pendampingan hukum yang baik, pemerintah desa diharapkan mampu mengelola anggaran secara transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.Bupati juga mengapresiasi pendirian PAUD di Kantor kejaksaan yang sangat baik dalam mendukung peningkatan SDM di Belu.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Belu, Johanes Harysuandy Siregar, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Belu beserta seluruh unsur Forkopimda atas dukungan dan sinergi yang terjalin selama dirinya mengemban tugas di Kabupaten Belu.

Ia mengatakan keberhasilan berbagai program penegakan hukum, termasuk upaya pencegahan pelanggaran hukum, tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu, Forkopimda, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan tugas kami. Sinergi yang baik ini menjadi modal penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat," kata Johanes Harysuandy Siregar.

Dalam kesempatan tersebut, Johanes juga menitipkan salah satu program yang telah dibangun selama masa kepemimpinannya, yakni Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berada di lingkungan Kantor Kejaksaan Negeri Belu.

Ia berharap PAUD tersebut dapat terus dikembangkan sebagai sarana pendidikan usia dini yang berkualitas sehingga mampu melahirkan generasi penerus dan calon pemimpin masa depan Kabupaten Belu.

Kepala Kejaksaan Nageri Belu yang Baru Atas nama Arif Mirra Kanahau, S.H, Acara pisah sambut ditutup dengan pemberian cenderamata, ramah tamah, dan sesi foto bersama sebagai bentuk penghormatan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Belu yang akan melanjutkan pengabdian di Kabupaten Indragiri Hilir sekaligus menyambut kepemimpinan baru di Kejaksaan Negeri Belu.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....