Bunda PAUD Belu : Peningkatan Kapasitas PTK Kunci Kemajuan Pendidikan Usia Dini
- 08 Agt 2026 08:55 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Bunda PAUD Kabupaten Belu, Ny. Lidwina Viviawaty Ng Lay menegaskan peningkatan kapasitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan pendidikan anak usia dini (PAUD). Menurutnya Pendidik dan Tenaga Kependidikan memiliki peran strategis sebagai peletak dasar pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Hal ini disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (BIMTEK) Peningkatan Kapasitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) PAUD Tahun 2026 dengan tema “PAUD Gerbang Transformasi Masyarakat” di Aula Ecclesia Atambua, Jumat 7 Agustus 2026 yang diikuti oleh 334 Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
Bunda PAUD Belu mengatakan bahwa kualitas pendidikan usia dini sangat ditentukan oleh kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Oleh karena itu, upaya peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta profesionalisme PTK harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
Ia menambahkan masa usia dini juga merupakan periode emas yang sangat menentukan tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak. Karena itu, guru PAUD memiliki peran penting dalam mempersiapkan anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar, dengan itu melalui Bimtek terus bergerak bersama untuk mendorong mutu SDM sejak dini.
Sambungnya dengan berbagai materi yang diberikan mencakup PAUD Holistik Integratif, Creative Teaching, Super Five, manajemen lembaga, penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP), pembuatan konten pembelajaran digital, pengembangan media belajar kreatif, hingga kepemimpinan dan budaya kerja semakin meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, PTK sekaligus penguatan layanan PAUD yang berkualitas, Inovatif dan berpihak kepada kebutuhan anak.
“Dalam Bimtek ini, kita menaruh harapan untuk para tutor paud membuat transisi PAUD yang yang berbasis pada kebutuhan anak, dan kami menitipkan pesan 1 tahun sebelum masuk SD dan atau 6 bulan sebelum masuk SD, anak-anak difokuskan pada pengenalan huruf dan angka, karena tingkat literasi kita di Belu masih rendah,” kata Bunda Vivi Lay.
Bunda PAUD juga menyoroti masih rendahnya kemampuan literasi sebagian siswa di Kabupaten Belu. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama dengan memperkuat pembelajaran sejak jenjang PAUD, sehingga meminta para guru terus berinovasi dalam proses pembelajaran sesuai dengan kondisi dan potensi masing-masing wilayah. Menurutnya, setiap satuan PAUD memiliki kesempatan melahirkan inovasi yang dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Kita ingin transisi anak dari PAUD ke SD berjalan lebih baik. Huruf dan angka perlu diperkenalkan secara bertahap, namun dengan berbagai metode belajar yang menyenangkan sesuai usia pertumbuhan belajar sambil bermain, seperti bermain, bernyanyi, dan aktivitas kreatif lainnya, dengan itu anak-anak tidak merasa terbebani, " ujar Bunda PAUD Belu.
Melalui kegiatan ini juga diharapkan kepala Sekolah, Pengelola PAUD mampu mengelola sekolah, menggerakkan pembelajaran berkualitas, membina Profesionalisme guru membangun karakter anak sejak dini dan memastikan layanan pendidikan, anak berjalan dengan optimal, sebagai upaya nyata meningkatkan mutu SDM di Kabupaten Belu. (KM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....