Pendidikan Politik Jadi Kunci Lahirnya Pemimpin Perempuan
- 01 Agt 2026 08:33 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Penulis buku Perempuan, Politik, dan Kekerasan Berbasis Gender, Merlinda Yeanny Rosanty Maro, menilai pendidikan politik merupakan fondasi utama untuk meningkatkan kualitas keterlibatan perempuan dalam dunia politik. Menurutnya, keterwakilan perempuan akan lebih bermakna apabila diiringi peningkatan kapasitas dan kompetensi.
Merlinda mengatakan, perempuan yang terjun ke politik membutuhkan pemahaman yang baik mengenai kepemimpinan, kebijakan publik, serta mekanisme demokrasi. Dengan bekal tersebut, perempuan tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata.
"Perempuan perlu memperoleh pendidikan politik yang memadai agar mampu memahami hak, kewajiban, dan perannya dalam proses demokrasi. Kapasitas menjadi hal yang sangat penting," ujar Merlinda.
Ia menilai partai politik memiliki tanggung jawab untuk menyediakan ruang belajar dan pembinaan bagi kader perempuan. Program kaderisasi yang berkelanjutan akan membantu menciptakan regenerasi pemimpin perempuan yang berkualitas.
"Pendidikan politik harus dilakukan secara terus-menerus, bukan hanya menjelang pemilu. Dengan pembinaan yang konsisten, perempuan akan lebih percaya diri untuk mengambil peran strategis di partai maupun dalam jabatan publik," katanya. Jumat, 31 Juli 2026.
Menurut Merlinda, semakin banyak perempuan yang memiliki kemampuan dan keberanian berpolitik, semakin besar pula peluang lahirnya kebijakan yang lebih inklusif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Ia berharap pemerintah, partai politik, organisasi masyarakat, dan lembaga pendidikan dapat bersinergi memperluas akses pendidikan politik bagi perempuan sehingga keterwakilan perempuan tidak hanya memenuhi kuota, tetapi benar-benar melahirkan pemimpin yang kompeten dan berintegritas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....