Perjalanan Wartawan Mengantarkan Jamilah Menjadi Kepala Desa Adang Buom Tangguh
- 31 Jul 2026 20:11 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Kepala Desa Adang Buom, Kecamatan Alor Barat Daya, Jamilah Kou, membuktikan bahwa perempuan mampu menjadi pemimpin sekaligus agen perubahan di tengah masyarakat. Berbekal pengalaman sebagai wartawan perempuan pertama di Kabupaten Alor, ia kini memimpin desa dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi keluarga.
Sebelum menjabat sebagai kepala desa, Jamilah telah aktif di berbagai bidang, mulai dari dunia jurnalistik, organisasi, hingga politik. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam membangun kepemimpinan yang berpihak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.
"Saya memulai perjalanan dari dunia jurnalistik sebagai wartawan perempuan pertama di Alor. Dari situ saya belajar banyak, kemudian aktif di organisasi dan politik hingga akhirnya dipercaya memimpin Desa Adang Buom," ujar Jamilah Kou. Kamis, 30 Juli 2026.
Menurut Jamilah, perjalanan yang ditempuh tidak selalu mudah. Ia mengaku sempat menghadapi pandangan negatif terhadap perempuan yang bekerja di ruang publik. Namun, hal itu tidak menyurutkan tekadnya untuk membuktikan bahwa perempuan memiliki kemampuan yang sama dalam memimpin dan berkarya.
Kini, sebagai kepala desa, Jamilah berupaya mendorong perempuan agar lebih percaya diri memanfaatkan potensi yang dimiliki. Ia menilai perempuan tidak hanya berperan dalam urusan rumah tangga, tetapi juga dapat menjadi pelaku usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
"Perempuan tidak harus selalu berada di dapur. Perempuan harus berani keluar, mengembangkan kemampuan, dan memanfaatkan potensi yang dimiliki untuk menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat," katanya.
Dalam kepemimpinannya, Pemerintah Desa Adang Buom telah menginisiasi berbagai pelatihan keterampilan berbasis potensi lokal. Salah satunya pengolahan daun kelor menjadi berbagai produk pangan seperti nugget dan makanan olahan lainnya yang memiliki nilai ekonomi.
Selain itu, pemerintah desa terus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk bercocok tanam sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan rumah tangga. Upaya tersebut diharapkan mampu mengurangi pengeluaran keluarga sekaligus membuka peluang usaha baru bagi perempuan desa.
Jamilah berharap kisah perjalanannya dapat menjadi inspirasi bagi perempuan, khususnya generasi muda di Kabupaten Alor, agar berani bermimpi, mengembangkan kapasitas diri, dan mengambil peran dalam pembangunan. Menurutnya, perempuan yang berdaya akan menjadi kekuatan penting dalam menciptakan desa yang lebih maju dan sejahtera.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....