Akses Siswa ke SMA Negeri Kolana Masih Terkendala Jarak dan Banjir
- 28 Jul 2026 08:59 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Jarak tempuh yang cukup jauh serta kondisi jalan yang terdampak banjir saat musim hujan masih menjadi tantangan bagi sebagian peserta didik SMA Negeri Kolana untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Selain melayani siswa di wilayah Kolana, sekolah juga memiliki kelas jauh di Naumang, Kecamatan Kolana Selatan. Keberadaan kelas jauh tersebut menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil.
Kepala SMA Negeri Kolana, Oscar Francis Lobang, S.Pd, mengatakan sebagian peserta didik berasal dari desa-desa yang memiliki akses cukup jauh menuju sekolah, sehingga kondisi cuaca sering memengaruhi kehadiran siswa.
"Kami juga memiliki kelas jauh di Naumang, Kecamatan Kolana Selatan. Sementara untuk siswa yang belajar di sekolah induk, ada yang berasal dari Desa Mausamang dan beberapa desa lainnya dengan jarak yang cukup jauh menuju sekolah," ujar Oscar Francis Lobang.
Ia menjelaskan, saat musim hujan sejumlah jalur menuju sekolah kerap terputus akibat banjir sehingga siswa mengalami kesulitan untuk mengikuti pembelajaran secara normal.
"Kalau musim hujan, beberapa saluran sungai meluap sehingga akses menuju sekolah menjadi sulit. Dalam kondisi seperti itu, banyak siswa yang tidak bisa datang ke sekolah. Karena itu kami berharap adanya perhatian terhadap akses pendukung pendidikan agar anak-anak tetap dapat belajar dengan baik," katanya.
Pihak sekolah berharap peningkatan infrastruktur penunjang pendidikan, baik sarana sekolah maupun akses transportasi, dapat menjadi perhatian pemerintah sehingga seluruh peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....