Kasrem Korem 161/WS Kupang Launching Karya Bhakti Besar TNI di Kantor Camat Noemuti
- 07 Jul 2026 15:39 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Pangdam IX Udayana Bali melalui Kasrem 161/ Wirasakti Kupang, Kolonel Inf Albertus Yostina David Alam, resmi melaunching Karya Bhakti besar yang akan dilakukan Kodim 1618/TTU meliputi pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat, jembatan beton, sumur bor, MCK, rumah Ibadah (Kapela) renovasi sekolah dan panti asuhan. Peluncuran karya bakti besar itu dilaksanakan di Kantor Camat Noemuti, Kabupaten TTU pada Selasa 7 Juli 2026.
Tema yang diusung dalam kegiatan tersebut adalah Bhakti TNI AD untuk Rakyat dalam rangka menguatkan Ketahanan wilayah di Kabupaten TTU.
Kasrem Korem 161/Wirasakti Kupang, Kolonel Inf Albertus, pada kesempatan itu mengatakan bahwa TNI akan selalu hadir untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat khususnya di wilayah perbatasan TTU. Sehingga kegiatan tersebut akan menjadi jembatan emas supaya memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.
"Karya Bhakti besar TNI AD yang akan dilakukan Kodim 1618/TTU meliputi pembangunan Kapela 1 unit di Kecamatan Miomafo Barat (Eban) Jembatan Beton sejumlah 2 unit supaya membebaskan masyarakat dari keterisolasian, rumah layak huni sebanyak 20 unit bagi masyarakat kurang mampu, merenovasi sekolah sebanyak 3 unit dan sumur bor sebanyak 20 unit supaya mengatasi kesulitan masyarakat mengakses air bersih", kata Kolonel Inf Albertus.
Lebih jauh ia mengatakan bahwa seluruh program tersebut dirancang supaya menjadi stimulan bagi percepatan pembangunan di daerah (TTU). Sehingga pihaknya berharap agar infrastruktur yang dibangun TNI AD (Kodim 168/TTU) mampu menjadi urat nadi baru supaya memperlancar mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal", kata Kolonel Inf Albertus.
Sementara Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos menyampaikan bahwa Kabupaten TTU wilayahnya sangat luas tetapi masyarakat sangat kesulitan soal air bersih. Sehingga pihaknya membangun sumur bor sebanyak 20 unit supaya membantu mengatasi kesulitan air bersih yang dialami masyarakat. Sumur bor dimaksud akan dibangun tersebar ke daerah-daerah yang sangat susah mendapatkan akses air bersih", ujar Letkol Bambang.
"Sumur bor yang akan dibangun tersebar di 20 titik terutama daerah yang sangat kesulitan air pada beberapa kecamatan dan sudah ada hasil survei supaya dilakukan pengeboran. Bagi daerah yang kesulitan untuk dilakukan pengeboran sumur, maka kita akan melakukan pipanisasi. Sehingga pihaknya juga akan menyiapkan pipa supaya mengambil air dari sumber air yang tersedia dan mengalirkan ke masyarakat yang membutuhkan air," ujar Letkol Bambang.
Kemudian kegiatan non fisik adalah, Kodim 1618/TTU juga akan melakukan pengobatan gratis bagi masyarakat terpencil yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan yang jauh. Selain itu, Kodim TTU juga akan melakukan pembagian sembako supaya meringankan beban masyarakat kecil.
Terkait alokasi anggaran untuk karya bakti besar tersebut maka, Kodim 1618/TTU bersinergi dengan Kementerian terkait, instansi pemerintah dan BUMN. Sehingga karya bakti besar ini dilakukan supaya membantu meringankan beban masyarakat terutama penyediaan air bersih, pembangunan jembatan beton, rumah layak huni dan rumah ibadah (Kapela) maupun renovasi sekolah sebanyak 3 unit (SK).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....