Komitmen menuju Madrasah Digital, MAN Alor Gelar Asesmen Berbasis Smartphone
- 09 Jun 2026 20:15 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Alor melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Pelajaran 2025/2026 berbasis smartphone mulai 2 hingga 11 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti seluruh peserta didik kelas X dan XI ini menjadi bagian dari evaluasi hasil belajar semester genap sekaligus wujud nyata transformasi digital di lingkungan madrasah.
Pelaksanaan ASAT berlangsung di ruang-ruang kelas yang telah dipersiapkan oleh panitia. Seluruh peserta didik mengerjakan soal secara daring menggunakan perangkat smartphone masing-masing melalui platform ujian yang disediakan oleh madrasah. Sistem ini memungkinkan pelaksanaan asesmen berjalan lebih praktis, cepat, dan terintegrasi.
Kepala MAN Alor, Abdurrahman Dopu, mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan asesmen merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta membiasakan peserta didik menggunakan teknologi untuk kegiatan yang positif.
“Pelaksanaan ASAT berbasis smartphone ini merupakan bentuk adaptasi madrasah terhadap perkembangan teknologi digital. Selain memudahkan proses pelaksanaan ujian, sistem ini juga mendorong peserta didik untuk semakin akrab dengan pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan,” ujarnya.
Sebelum asesmen dimulai, panitia telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyusunan jadwal ujian, koordinasi dengan para guru, hingga uji coba sistem. Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses asesmen dapat berjalan lancar dan meminimalkan kendala teknis selama pelaksanaan.
Ketua Panitia ASAT yang juga Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Muhammad Irfan, menjelaskan bahwa penggunaan smartphone dalam asesmen memberikan berbagai keuntungan, baik bagi peserta didik maupun pihak madrasah.
“Pelaksanaan ASAT berbasis smartphone menjadi langkah positif dalam mendukung digitalisasi pendidikan di MAN Alor. Selain mempermudah proses asesmen, sistem ini juga mengajarkan peserta didik untuk memanfaatkan teknologi secara bijak, efektif, dan bertanggung jawab dalam menunjang kegiatan belajar mereka,” katanya.
Ia menambahkan, sistem ujian berbasis digital juga membantu madrasah mengurangi penggunaan kertas sehingga lebih ramah lingkungan. Selain itu, hasil asesmen dapat diolah dengan lebih cepat dan akurat sehingga memudahkan guru dalam melakukan evaluasi capaian belajar peserta didik.
Selama pelaksanaan dari hari pertama hingga hari ketiga, kegiatan ASAT berjalan tertib dan lancar. Para peserta didik tampak antusias mengikuti ujian serta menunjukkan kesungguhan dalam mengerjakan soal yang diberikan. Dukungan dari seluruh warga madrasah menjadi faktor penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Melalui pelaksanaan ASAT berbasis smartphone ini, MAN Alor berharap dapat terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam mewujudkan madrasah digital yang unggul, inovatif, dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan pendidikan madrasah yang modern dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....