Ribuan Umat Katolik Padati Penutupan Bulan Rosario di Patung Bunda Maria Gurita
- 31 Mei 2026 10:20 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Ribuan umat Katolik dari berbagai wilayah memadati kawasan Patung Bunda Maria Segala Bangsa pada Sabtu 30 Mei 2026 dalam rangka mengikuti kegiatan Ave Maria Night sebagai penutupan bulan rosario dengan memegang lilin dan jalan beriringan menuju ke puncak pelataran
Ave Maria Night menjadi momen istimewa bagi umat Katolik untuk memperdalam iman melalui doa rosario bersama, pujian serta refleksi iman yang dipusatkan kepada Bunda Maria sebagai teladan ketaatan dan kasih.
Acara diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh imam, dilanjutkan dengan perarakan lilin yang melambangkan terang Kristus dalam kehidupan umat beriman.
Pater Fidelis Jemali menyampaikan Ave Maria Night bentuk penghormatan kepada Bunda Maria, dengan percaya dan diberkati oleh Allah Yang Mahakuasa
Menurutnya 3 hal penting yang harus diteladani dalam bulan Maria
Pertama terkait dengan semangat keimanan dalam hidup yang diimplementasikan dalam cinta kasih seperti ketaatan yang penuh pada kehendak Allah, kerendahan hati yang tulus serta keteguhan iman dan pengharapan dalam menghadapi tantangan hidup juga terus mewujudkan aksi kepedulian sosial terhadap sesama.
Kedua menjadi saksi Allah untuk terus menyebarkan kisah hidup Kristus serta terus mengenalkan Patung Bunda Maria Segala bangsa ikonik di Belu yang telah mencuri perhatian di Indonesia maupun dunia sebagai wujud toleransi.
Ketiga, bersatu hati untuk percaya hidup terus berdampingan dan dituntun Bunda Maria sebagai Bunda Yesus, Bunda Penolong abadi Bunda Pelindung yang selalu menggenggam tangan umat Allah menuju Bapa.

“Jangan pernah merasa sendiri dalam keadaan apapun, carilah ketenangan berdoalah kepada Maria untuk mendapatkan kekuatan, dan dalam bertekun renungkan misteri kehidupan Kristus melalui doa rosario dan devosi,carilah dan mintalah maka akan didapatkan, ” ucap Pater Fidelis Jemali.
Pater Fidelis Jemali SVD, juga menyoroti terkait kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, sehingga perlu adanya penegakan hukum yang tepat, penguatan perdamaian dunia,dengan langkah yang tepat keadilan akan terpelihara dengan baik, sebagai orang beriman dirinya mengajak semua untuk wujudkan perdamaian dunia dengan memanjatkan doa bersama kepada Allah dan Bunda Maria agar semuanya lekas pulih.

“Persatuan dari baik dari Sabang sampai Merauke dan untuk dunia internasional menjadi perhatian serius, di Bulan Maria saya mengajak semua mendoakan situasi ini agar lekas pulih ,” ucap Pater Fidelis Jemali.
Salah satu warga yang mengikuti Ave Maria Night Mikael Urdin menyampaikan kegiatan ini menjadi suatu rangkaian peristiwa yang menggembirakan dan menjadi ajakan bagi umat Allah untuk mengikuti ketaatan, keteguhan iman dan kerendahan hati dalam kehidupan berkeluarga dan sesama.
“Hari ini merupakan awal yang luar biasa, kita berkumpul berdoa bersama menyampaikan permohonan, semoga perdamaian selalu bersama kita,” kata Mikael Urdin.
Mikael Urdin menggambarkan dengan perarakan dan doa bersama 5 peristiwa menuju ke pelataran patung semakin menguatkan iman umat Allah untuk terus hidup dalam kasih, pengharapan, kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Dirinya juga berpesan kepada anak muda Belu tumbuh menjadi generasi muda yang hidup dalam kasih Allah dengan menjadikan Patung Bunda Maria Segala Bangsa rumah keluarga beriman, untuk berdoa dan bersyukur serta terus meneladaninya dalam kehidupan bersama.
Turut hadir dalam Ave Maria Night Forkompimda Belu , Wakil Bupati Belu, Pimpinan OPD, Pimpinan Vertikal dan Pemuka Agama di Belu, TTU, Malaka dan negara tetangga Timor Leste. (KM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....